Peringati Hari Anak Nasional, Ketua PAMDI Karawang “Jayadi” Tegaskan Pentingnya Mendengar Suara Anak

2 min read

KARAWANG – Memperingati Hari Anak Nasional 2025 yang tahun ini mengusung tema “My Day, My Rights” atau “Hariku, Hakku”, Ketua Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Karawang, Jayadi, yang saat ini masih berada di Negeri Ziran Malaysia, akan tetapi dengan semangat besar menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjadikan anak sebagai subjek utama dalam pembangunan masa depan bangsa.

Jayadi menegaskan bahwa momentum Hari Anak Nasional bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk benar-benar menghadirkan ruang yang aman, sehat, kreatif, dan penuh kasih bagi anak-anak.

“Hari ini adalah hari anak – hari untuk mendengar mereka, memahami mereka, dan memastikan hak-hak mereka terpenuhi. Tema ‘My Day, My Rights’ mengingatkan kita bahwa anak bukan sekadar penerus bangsa, tetapi manusia yang hari ini sudah memiliki hak untuk dihormati dan dilindungi,” ujar Jayadi.

Sebagai Ketua PAMDI, Jayadi juga menyoroti peran penting seniman, khususnya musisi dangdut, dalam membangun lingkungan sosial yang ramah anak. Menurutnya, dunia seni memiliki kekuatan besar untuk mempengaruhi budaya, pola pikir, dan karakter masyarakat.

“Melalui musik, kita bisa menghadirkan energi positif dan edukasi moral yang menyentuh. Seniman dangdut di Karawang harus ikut menjadi contoh, memberikan tontonan yang menyehatkan dan karya yang memotivasi, agar anak-anak tumbuh dengan nilai-nilai kebaikan,” lanjutnya.

Jayadi juga mengajak seluruh keluarga, sekolah, komunitas, dan pemerintah daerah untuk membangun kolaborasi yang berkesinambungan dalam pemenuhan hak anak—termasuk hak untuk mendapat perlindungan, pendidikan, kesehatan, kesempatan berekspresi, hingga hak untuk bergembira.

“Anak-anak kita adalah masa depan Karawang. Kita wajib memastikan mereka merasa aman, didengar, dan dihargai. Hari Anak Nasional ini harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Karawang yang semakin ramah anak,” tegasnya.

Sebagai penutup, Jayadi menyampaikan harapan bahwa peringatan tahun ini dapat menjadi dorongan bagi masyarakat Karawang untuk terus menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, baik secara fisik, mental, maupun emosional.

“Mari kita jaga anak-anak kita, karena hari ini—dan masa depan—adalah milik mereka,” pungkas Jayadi.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours