7.000 Jamaah Doakan POLRI: Ketum PW-FRN Serahkan Laporan Persembahan Shalawat HUT Bhayangkara ke-80 Kepada Kapolri

2 min read

JAKARTA, SWARAJABAR.ID – Sebagai wujud pertanggungjawaban sekaligus penghormatan tertinggi, Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) Agus Flores menyerahkan laporan kesuksesan acara doa bersama dan shalawat dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 kepada pimpinan tertinggi Polri. Laporan ini diterima langsung oleh Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mewakili Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, di sela rapat kerja perwira tinggi Mabes Polri, Jumat (3/7/2026).

Acara yang digelar di Banyuwangi ini mencatatkan momen bersejarah: lebih dari 7.000 jemaah dari berbagai latar belakang berkumpul khusyuk, memadukan semangat kebangsaan dan spiritualitas dalam satu niat yang sama.

“Alhamdulillah berjalan aman, lancar, dan melampaui harapan. Ini bukan sekadar perayaan, melainkan persembahan hati ribuan warga yang mendoakan keselamatan, kekuatan, serta keberkahan bagi seluruh jajaran Bhayangkara di bawah kepemimpinan Bapak Kapolri,” ungkap Agus Flores.

Fokus doa yang dipanjatkan adalah agar Polri senantiasa menjalankan tugas dengan prinsip Presisi, semakin dicintai masyarakat, dan kokoh mengawal stabilitas keamanan serta persatuan bangsa.

Simbolisme dan Dukungan Lintas Daerah

Berbagai momen bermakna mewarnai acara: pengibaran 80 bendera Merah Putih sebagai simbol kedewasaan institusi, hingga penutup yang megah dengan pesta kembang api yang dinantikan warga.

Kesuksesan ini juga menegaskan dukungan luas dari dalam institusi: Bareskrim Polri, Korlantas Polri, Polda Kalimantan Barat, hingga Polda Kalimantan Tengah turut bersinergi menyokong jalannya acara. Hal ini membuktikan hubungan yang erat, saling percaya, dan melampaui sekadar kerja sama formal antara PW-FRN dengan jajaran kepolisian.

Pesan Persatuan dari Banyuwangi

Melalui laporan ini, Agus Flores berharap energi positif dari Banyuwangi dapat menyebar ke seluruh pelosok negeri. “Kegiatan ini adalah bukti nyata: ketika elemen masyarakat, tokoh agama, organisasi, dan Polri berjalan beriringan, kita mampu melahirkan kekuatan yang menjaga keutuhan bangsa. Sinergi inilah yang kita butuhkan untuk mewujudkan Indonesia yang damai dan sejahtera,” tutupnya.(**/Bro)

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours