BPJS Kesehatan Cabang Cikarang Apresiasi Komitmen Pemkab Bekasi Wujudkan Cakupan JKN Hampir Menyeluruh Melalui Program UHC

3 min read

Kabupaten Bekasi – Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cikarang, Erwin Fadilah, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi atas komitmennya dalam memperluas kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) hingga mencapai 99,6 persen dari total penduduk. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Bekasi sebagai salah satu daerah dengan implementasi Universal Health Coverage (UHC) yang sangat tinggi.

Pernyataan tersebut disampaikan Erwin Fadilah dalam kegiatan Sosialisasi Program JKN-KIS bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Putih Sari, yang diselenggarakan di Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Kamis (9/7/2026).

Dalam sambutannya, Erwin Fadilah menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi yang kuat antara BPJS Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bekasi, DPR RI, fasilitas pelayanan kesehatan, serta seluruh pemangku kepentingan yang memiliki komitmen menghadirkan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

“Atas nama BPJS Kesehatan Cabang Cikarang, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam mendukung Program JKN. Hingga saat ini, cakupan kepesertaan di Kabupaten Bekasi telah mencapai sekitar 99,6 persen, yang berarti hampir seluruh masyarakat telah terlindungi dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional melalui skema Universal Health Coverage,” ujar Erwin.

Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi, termasuk perhatian Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmadja, yang terus mendorong agar masyarakat yang memenuhi ketentuan dapat memperoleh perlindungan melalui kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Komitmen Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk terus memperluas perlindungan kesehatan bagi masyarakat patut diapresiasi. Hal ini mencerminkan keberpihakan pemerintah daerah terhadap pemenuhan hak dasar masyarakat di bidang kesehatan,” katanya.

Menurut Erwin, pencapaian Universal Health Coverage bukan hanya diukur dari tingginya angka kepesertaan, tetapi juga dari keberlanjutan pelayanan yang berkualitas, kemudahan akses bagi peserta, serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan secara tepat.

Ia juga mengajak masyarakat agar memastikan status kepesertaan JKN-KIS tetap aktif dan memanfaatkan layanan kesehatan secara bijaksana, termasuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit.

“Program JKN tidak hanya memberikan perlindungan ketika seseorang sakit, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sehat melalui pelayanan kesehatan yang berkesinambungan. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk menjaga kepesertaan tetap aktif serta memahami hak dan kewajibannya sebagai peserta,” jelasnya.

Erwin menambahkan, BPJS Kesehatan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan agar kualitas layanan JKN-KIS semakin baik, mudah diakses, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

“Kami berharap sinergi yang telah terbangun selama ini terus diperkuat. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, kita dapat memastikan bahwa setiap warga Kabupaten Bekasi memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas, sehingga mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera,” pungkas Erwin Fadilah.

 

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours