Kabupaten Bekasi – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Putih Sari, mengajak masyarakat untuk menjadikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, menjaga kesehatan tidak cukup dilakukan ketika seseorang telah jatuh sakit, melainkan harus dimulai melalui langkah-langkah pencegahan sejak dini.

Hal tersebut disampaikan Putih Sari saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi GERMAS di Desa Suka Asih, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Kamis (9/7/2026).
Dalam pemaparannya, Putih Sari menjelaskan bahwa GERMAS merupakan gerakan nasional yang mendorong masyarakat untuk membangun pola hidup sehat melalui kebiasaan sederhana namun memiliki dampak besar terhadap kualitas hidup.
“Setiap hari kita harus membiasakan diri bergerak dan berolahraga sesuai kemampuan. Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin merupakan salah satu kunci untuk menjaga kebugaran tubuh sekaligus mencegah berbagai penyakit tidak menular yang kini semakin banyak dialami masyarakat,” ujarnya.
Selain aktif bergerak, Putih Sari mengingatkan pentingnya menerapkan pola makan bergizi seimbang. Menurutnya, makan bukan sekadar untuk menghilangkan rasa lapar, tetapi juga memastikan tubuh memperoleh asupan gizi yang lengkap.
“Makanan yang kita konsumsi harus mengandung gizi seimbang, mulai dari karbohidrat, protein, vitamin, mineral, hingga serat yang berasal dari sayur dan buah. Dengan pola makan yang baik, tubuh akan memiliki daya tahan yang lebih kuat dalam menghadapi berbagai risiko penyakit,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Indonesia memiliki anugerah alam yang luar biasa berupa tanah yang subur sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh buah dan sayuran segar. Potensi tersebut, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk membangun kebiasaan hidup sehat di lingkungan keluarga.
“Kita patut bersyukur karena negeri ini dikaruniai sumber pangan yang melimpah. Oleh karena itu, mari biasakan mengonsumsi buah dan sayur setiap hari sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan diri dan keluarga,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Putih Sari juga memberikan perhatian khusus terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Ia mengajak masyarakat mengubah pola pikir bahwa fasilitas kesehatan bukan hanya tempat untuk berobat, tetapi juga tempat melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan.
“Datanglah ke puskesmas atau rumah sakit saat kita masih dalam keadaan sehat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Jangan menunggu sampai muncul keluhan atau penyakit sudah berada pada kondisi yang berat. Banyak penyakit seperti hipertensi, kolesterol tinggi, maupun diabetes tidak selalu menunjukkan gejala pada tahap awal dan hanya dapat diketahui melalui pemeriksaan kesehatan,” ungkapnya.
Menurut Putih Sari, deteksi dini merupakan langkah yang sangat penting untuk menekan risiko penyakit yang dapat mengancam keselamatan jiwa, termasuk penyakit tidak menular yang kini semakin banyak menyerang usia produktif dan generasi muda.
Ia pun mengapresiasi komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang menghadirkan Program Cek Kesehatan Gratis sebagai salah satu upaya memperkuat pelayanan kesehatan preventif bagi masyarakat.
“Program pemeriksaan kesehatan gratis merupakan bentuk kehadiran negara dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan program tersebut dengan sebaik-baiknya. Setidaknya satu kali dalam setahun lakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, karena kondisi tubuh terus berubah dan perlu dipantau secara berkala agar potensi penyakit dapat diketahui sejak dini,” tegasnya.
Mengakhiri sosialisasi, Putih Sari berharap semangat GERMAS terus berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Ia meyakini bahwa masyarakat yang sehat merupakan modal utama dalam mewujudkan keluarga yang sejahtera, daerah yang maju, dan Indonesia yang semakin kuat.
“Melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, kita ingin membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar agar terhindar dari berbagai penyakit yang tidak kita harapkan. Dengan masyarakat yang sehat, kita sedang menyiapkan masa depan Indonesia yang lebih produktif, tangguh, dan berdaya saing,” pungkas Putih Sari.


+ There are no comments
Add yours