Camat H. Muhammad Sahid, S.E., M.Si. Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas, Kesehatan, dan Ketahanan Sosial di Cikarang Selatan

6 min read

KABUPATEN BEKASI – Camat Cikarang Selatan, H. Muhammad Sahid, S.E., M.Si., mengajak seluruh unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, aparat keamanan, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas wilayah, meningkatkan pelayanan publik, mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta mengantisipasi berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hal tersebut disampaikan H. Muhammad Sahid, S.E., M.Si. saat memimpin kegiatan Minggon Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (3/6/2026), yang dihadiri unsur Forkopimcam, kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga kemasyarakatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam arahannya, H. Muhammad Sahid menyampaikan sejumlah poin strategis yang menjadi perhatian bersama dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Tingkatkan Pelayanan Publik dan Koordinasi Antarinstansi

Mengawali sambutannya, H. Muhammad Sahid mengapresiasi berbagai instansi yang terus menunjukkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menyoroti penyampaian dari Kantor Urusan Agama (KUA) terkait meningkatnya jumlah masyarakat yang melaksanakan pernikahan pada periode saat ini. Menurutnya, kondisi tersebut memerlukan koordinasi dan pengaturan yang baik agar seluruh pelayanan administrasi dapat berjalan lancar dan tertib.

“Saat ini memang sedang memasuki periode yang cukup tinggi untuk pelaksanaan pernikahan. Oleh karena itu diperlukan koordinasi yang baik agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pihak,” ujarnya.

Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Puskesmas Sukasejati/Ciantra yang dinilai terus melakukan berbagai inovasi dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, program-program yang dijalankan tidak hanya berorientasi pada pengobatan, tetapi juga telah menyentuh aspek pencegahan penyakit, edukasi kesehatan, peningkatan gizi masyarakat, hingga deteksi dini berbagai penyakit menular.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Puskesmas Sukasejati/Ciantra yang terus meningkatkan kualitas pelayanannya. Berbagai program yang dijalankan sangat membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan,” kata H. Muhammad Sahid.

Satgas MBG Harus Menjadi Motor Penguatan Gizi dan Ekonomi Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, H. Muhammad Sahid juga menegaskan pentingnya keberadaan Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) yang telah dibentuk melalui Surat Keputusan (SK) Kecamatan Cikarang Selatan.

Menurutnya, pembentukan Satgas MBG bukan sekadar memenuhi aspek administratif, melainkan harus menjadi instrumen kerja yang mampu memastikan program berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“SK Satgas MBG sudah kita terbitkan. Namun yang paling penting bukan hanya keberadaan dokumennya, melainkan bagaimana kita menjalankan tugas dan fungsi tersebut secara sungguh-sungguh melalui koordinasi dan pertemuan yang intensif,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis memiliki dampak yang sangat luas karena tidak hanya menyangkut pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak, tetapi juga berpotensi mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan bahan baku lokal dan keterlibatan pelaku usaha setempat.

“Program ini menyentuh dua aspek penting sekaligus, yakni peningkatan kualitas gizi masyarakat dan penguatan ekonomi kerakyatan. Karena itu seluruh pihak harus terlibat aktif dalam mengawal pelaksanaannya,” jelasnya.

H. Muhammad Sahid juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap kualitas makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat.

“Jangan sampai terjadi kesalahan dalam penyediaan menu maupun kualitas makanan. Ini menyangkut kesehatan dan masa depan anak-anak kita. Oleh karena itu, seluruh unsur yang tergabung dalam Satgas MBG harus bekerja secara profesional, bertanggung jawab, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujarnya.

Waspadai Ancaman Penyalahgunaan Obat Terlarang dan Gangguan Sosial

Pada bagian lain, H. Muhammad Sahid menyoroti kondisi sosial masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian serius di tengah tantangan ekonomi yang masih dinamis.

Menurutnya, tekanan ekonomi sering kali berdampak pada munculnya berbagai persoalan sosial, termasuk penyalahgunaan obat-obatan terlarang, peredaran narkoba, konsumsi minuman keras, hingga meningkatnya potensi tindak kriminalitas.

Ia mengungkapkan bahwa beberapa waktu lalu jajaran Kepolisian bersama pemerintah dan unsur pengamanan kawasan telah melakukan penertiban terhadap sejumlah lokasi yang diduga dimanfaatkan untuk aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan tegas jajaran Kepolisian dalam melakukan penertiban terhadap lokasi-lokasi yang diduga digunakan untuk kegiatan negatif yang meresahkan masyarakat,” katanya.

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat kecamatan, pemerintah desa, RT/RW, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga agar meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan masing-masing.

“Saya berharap seluruh elemen masyarakat tetap konsisten memonitor wilayahnya. Jika terdapat gejala-gejala yang mengarah pada penyalahgunaan obat-obatan terlarang, konsumsi minuman keras, maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, segera lakukan koordinasi dan langkah-langkah pencegahan,” tegasnya.

Perkuat Kolaborasi Masyarakat dalam Menjaga Kamtibmas

H. Muhammad Sahid juga menyampaikan apresiasi atas terbentuknya forum komunikasi keamanan bersama masyarakat yang digagas bersama jajaran Polres Metro Bekasi.

Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat dan aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan pengaduan Kepolisian melalui nomor 110 apabila menemukan indikasi tindak kriminal, peredaran narkoba, maupun aktivitas mencurigakan lainnya.

Selain itu, pengawasan terhadap rumah kontrakan, rumah kos, dan lokasi-lokasi yang berpotensi disalahgunakan juga perlu ditingkatkan dengan tetap mengedepankan prosedur yang berlaku dan menghormati hak-hak masyarakat.

Apresiasi Kesuksesan Pemilihan BPD dan Siap Kawal Tahapan Pilkades

Menutup arahannya, H. Muhammad Sahid menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah desa, BPD, panitia penyelenggara, aparat keamanan, dan masyarakat yang telah menjaga suasana kondusif selama pelaksanaan Pemilihan BPD.

Menurutnya, seluruh tahapan berjalan aman, damai, tertib, dan terkendali tanpa menimbulkan gangguan yang berarti.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga pelaksanaan Pemilihan BPD dapat berjalan lancar. Ini menunjukkan kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi dan menjaga persatuan,” ungkapnya.

Memasuki tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), ia mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengedepankan semangat persaudaraan demi mencegah potensi konflik yang dapat mengganggu stabilitas wilayah.

“Perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi. Namun persatuan, keamanan, dan kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama. Jika terdapat hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, segera laporkan melalui mekanisme yang telah tersedia agar dapat ditangani secara cepat dan tepat,” tegasnya.

H. Muhammad Sahid berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun selama ini dapat terus diperkuat demi mewujudkan Cikarang Selatan yang aman, sehat, harmonis, produktif, dan semakin maju.

“Mari kita jaga kebersamaan, tingkatkan kepedulian sosial, dan perkuat sinergi lintas sektor. Dengan persatuan dan gotong royong, kita dapat menghadirkan lingkungan yang aman, pelayanan yang semakin baik, serta pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Cikarang Selatan,” pungkasnya.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours