Jakarta, Swarajabar.id –
Menjelang perdagangan Rabu, 7 Mei 2025, sejumlah saham menunjukkan potensi pergerakan signifikan berdasarkan tren dan data perdagangan Selasa siang (6/5). Kinerja pasar yang ditopang sektor komoditas logam dan perbankan menjadi sorotan utama investor, sementara saham dividen juga mencuri perhatian.
IHSG dan Sektor Penopang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,97% ke level 6.898,2 pada Selasa (6/5), didorong penguatan sektor bahan baku (+3,27%) dan energi (+1,96%). Saham-saham berbasis logam seperti PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menjadi motor utama penguatan.
1. ANTM – Didorong Reli Emas Dunia
Harga penutupan: Rp2.540 (+9,48%)
Volume: 235,2 juta saham
Nilai transaksi: Rp589 miliar
Saham PT Aneka Tambang Tbk melonjak nyaris 10% seiring harga emas dunia yang menembus rekor US$3.380 per troy ounce. Saham ini juga mencatat net buy asing sebesar Rp87,7 miliar. Dengan momentum ini, ANTM direkomendasikan untuk buy on breakout dengan target jangka pendek Rp2.600–2.650.
2. MDKA – Potensi Lanjutan Tren Logam Dasar
Harga penutupan: Rp3.190 (+5,95%)
Volume: 162 juta saham
PT Merdeka Copper Gold Tbk juga naik signifikan karena sentimen komoditas dan rencana ekspansi tambang. Jika mampu menembus Rp3.200, saham ini berpeluang lanjut ke Rp3.400.
3. BMRI – Perbankan Masih Dilirik Asing
Harga penutupan: Rp5.200 (+0,20%)
Net buy asing: Rp151,4 miliar
PT Bank Mandiri Tbk mencatat akumulasi asing signifikan, menandakan sektor perbankan tetap menjadi pilihan utama dalam kondisi pasar stabil. Saham ini konsisten naik sejak akhir April dan layak untuk strategi hold to accumulate.
4. SMRA – Sektor Properti Curi Perhatian
Harga penutupan: Rp520 (flat)
Potensi upside (menurut Bareksa): +95%
PT Summarecon Agung Tbk menjadi kandidat penggerak sektor properti, didorong proyeksi pemulihan pasar residensial dan ekspansi township di Bekasi dan Karawang.
5. DMAS – Saham Dividen Menjelang Cum Date
Harga penutupan: Rp178
Cum dividen: 7 Mei 2025
Dividen final: Rp29,84 per saham
Yield: 16,76%
PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) menjadi pilihan menarik untuk strategi dividend capture. Dengan cum date pada 7 Mei, investor yang masuk hari ini masih berhak atas dividen jumbo tersebut.
Kesimpulan dan Strategi Saham-saham komoditas dan keuangan masih menjadi tulang punggung reli IHSG awal Mei. Saham seperti ANTM, MDKA, dan BMRI direkomendasikan untuk swing trade, sementara DMAS cocok bagi investor jangka pendek pemburu dividen. Perhatikan pula potensi rotasi sektor ke properti dan konstruksi dalam beberapa hari ke depan.

