Jakarta, Swarajabar.id –
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Selasa, 6 Mei 2025. IHSG naik 0,97 persen atau 66,24 poin ke level 6.898,2 setelah bergerak di rentang 6.858 hingga 6.913 sepanjang hari.
Penguatan IHSG ditopang oleh lonjakan saham-saham komoditas, terutama di sektor pertambangan logam. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 9,48 persen, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 5,95 persen, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik 6,71 persen. Kenaikan harga emas dunia yang menembus US$3.380 per troy ounce turut memperkuat sentimen.
Sektor perbankan juga berkontribusi positif. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) masing-masing menguat tipis. Investor asing mencatatkan beli bersih Rp83,87 miliar, dengan fokus akumulasi pada saham BBCA, BMRI, dan ANTM.
Top gainers hari ini antara lain:
PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS) +34,92%
PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI) +34,44%
PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) +33,65%
Sementara itu, saham yang mengalami penurunan terdalam meliputi:
PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) -12,50%
PT Zata Prima Tbk (ZATA) -12,50%
PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) -9,68%
Dari sisi sektoral, sektor bahan baku menguat 3,27 persen dan sektor energi naik 1,96 persen. Sebaliknya, sektor teknologi dan kesehatan tertekan masing-masing 0,93 persen dan 0,37 persen.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga menguat tipis ke level Rp16.449 per dolar.
Dengan penguatan ini, IHSG mencatat tren positif beruntun di awal Mei, mencerminkan optimisme investor terhadap pemulihan ekonomi dan stabilitas makro di dalam negeri.

