DLH Kab Bekasi Dorong Pembentukan Bank Sampah Hingga Tingkat RW di Cikarang Barat

2 min read

Bekasi – Dalam upaya menanggulangi krisis sampah yang semakin kompleks di Kabupaten Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi terus mendorong pembentukan bank sampah di tingkat RW. Hal ini disampaikan oleh Nur Fitria, perwakilan DLH Bekasi, dalam kegiatan minggon Kecamatan Cikarang Barat yang berlangsung di aula Kantor Desa Sukadanau, Selasa (30/4/2025).

Dalam paparannya, Nur Fitria menyampaikan bahwa DLH akan melakukan pendampingan langsung ke RW melalui empat tahapan. “Pertemuan pertama akan dilakukan sosialisasi mengenai apa itu bank sampah. Pertemuan kedua dilanjutkan dengan pembentukan struktur organisasi seperti ketua, pengurus, dan nasabah. Pertemuan ketiga fokus pada teknis penimbangan dan pencarian pengepul atau off-taker. Sedangkan pertemuan keempat merupakan tahap monitoring dan evaluasi kebutuhan sarana seperti gerobak sampah atau baktor,” ujarnya.

Nur Fitria menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari mitigasi darurat akibat kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng yang telah mengalami overkapasitas. Selain itu, dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) baru yang mengharuskan setiap rumah tangga melakukan pemilahan sampah dari sumbernya.

“Perda ini ditargetkan disahkan dalam satu hingga dua bulan ke depan. Nantinya, seluruh masyarakat, sebagai penghasil sampah, wajib memilah dari rumah. Ini adalah langkah konkret agar kita tidak terus bergantung pada TPA yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa persoalan sampah kini tidak bisa lagi dianggap remeh, mengingat kasus hukum yang tengah dihadapi kepala dinas karena dugaan pencemaran lingkungan di TPA Burangkeng. “Jika pejabat bisa dipidana karena kelalaian soal sampah, maka kita semua punya tanggung jawab moral dan hukum untuk mulai bergerak,” tambahnya.

Kegiatan minggon tersebut turut dihadiri oleh Camat Cikarang Barat, perwakilan Polsek Cikarang Barat, perwakilan Danramil Cikarang Barat, para kepala desa, serta seluruh tokoh masyarakat se-Kecamatan Cikarang Barat. Kehadiran lintas sektor ini memperkuat komitmen bersama dalam menangani persoalan sampah secara sistematis dan berkelanjutan.

DLH Bekasi berharap sinergi ini bisa menjadi titik awal kesadaran kolektif untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih baik, berkelanjutan, dan berbasis partisipasi warga di tingkat RW.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author