JATIREJA, CIKARANG TIMUR – Terpilihnya Rohadi (Ghodil) sebagai Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, periode 2026–2034, mendapat apresiasi dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pemuda. Kepercayaan yang diberikan oleh seluruh anggota BPD kepada Rohadi dinilai menjadi momentum penting bagi lahirnya semangat baru dalam memperkuat peran BPD sebagai mitra strategis pemerintah desa sekaligus representasi aspirasi masyarakat.

Salah satu apresiasi datang dari Ketua Karang Taruna Desa Jatireja, Jodi Wibawa, yang menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terpilihnya Rohadi. Menurut Jodi, Rohadi merupakan salah satu kader terbaik Karang Taruna yang telah melalui berbagai proses pembinaan, pengabdian, dan keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di Desa Jatireja.
“Alhamdulillah, salah satu kader Karang Taruna Desa Jatireja dipercaya dan terpilih menjadi Ketua BPD Jatireja. Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami. Kepercayaan yang diberikan kepada Rohadi merupakan amanah besar sekaligus bukti bahwa generasi muda memiliki kapasitas dan kemampuan untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan desa,” ujar Jodi.

Ia berharap kepemimpinan Rohadi dapat menghadirkan energi baru dalam menjalankan fungsi dan tugas BPD selama delapan tahun ke depan. Menurutnya, pengalaman berorganisasi, kemampuan membangun komunikasi, serta kedekatan Rohadi dengan masyarakat akan menjadi modal penting untuk memperkuat kinerja BPD dalam mengawal pembangunan desa yang lebih partisipatif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Jodi juga meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Rohadi, BPD Desa Jatireja akan semakin terarah dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penyerapan aspirasi masyarakat. Selain itu, sinergi antara BPD dan Pemerintah Desa Jatireja diharapkan semakin kokoh sehingga mampu melahirkan berbagai program pembangunan yang berdampak positif bagi kesejahteraan warga.
“Kami berharap terpilihnya Rohadi sebagai Ketua BPD menjadi semangat baru bagi seluruh masyarakat Desa Jatireja. Dengan kolaborasi yang baik antara BPD dan pemerintah desa, kami optimistis cita-cita mewujudkan Jatireja yang maju, sejahtera, harmonis, dan berdaya saing dapat dicapai secara bersama-sama,” lanjutnya.
Lebih jauh, Jodi menilai keberhasilan Rohadi menduduki posisi Ketua BPD merupakan refleksi dari keberhasilan proses kaderisasi yang selama ini dijalankan Karang Taruna Desa Jatireja. Organisasi kepemudaan tersebut tidak hanya berperan sebagai wadah pengembangan potensi generasi muda, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan, penguatan karakter, serta penanaman nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, kaderisasi yang berkelanjutan merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan desa. Melalui proses tersebut, pemuda didorong untuk memiliki wawasan, integritas, tanggung jawab sosial, dan kemampuan memimpin sehingga siap berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan.
“Terpilihnya Rohadi menunjukkan bahwa kaderisasi yang kami bangun selama ini berjalan dengan baik. Kami ingin para pemuda memiliki keberanian untuk tampil, berkarya, dan mengambil peran dalam pembangunan. Karena bagi kami, pemuda bukan hanya penerus, tetapi juga penggerak perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa,” tutur Jodi.
Ia menegaskan bahwa Karang Taruna Desa Jatireja sejak lama memiliki komitmen untuk mencetak generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan. Semangat tersebut tercermin dalam filosofi yang terus ditanamkan kepada seluruh kader, yakni “Pemuda Hari Ini, Pemimpin Jatireja di Masa Depan.”
Dengan terpilihnya Rohadi sebagai Ketua BPD Desa Jatireja periode 2026–2034, harapan akan hadirnya kepemimpinan yang aspiratif, kolaboratif, dan visioner semakin menguat. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat, khususnya kalangan pemuda, menjadi modal sosial yang berharga untuk memperkuat sinergi dalam membangun Desa Jatireja yang semakin maju, sejahtera, dan mampu menjadi contoh keberhasilan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat serta pemberdayaan generasi muda.


+ There are no comments
Add yours