KABUPATEN BEKASI – Generasi muda dinilai memiliki peran strategis sebagai motor penggerak perubahan, khususnya dalam mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif dan memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata dan berkeadilan.
Hal tersebut disampaikan oleh Jajang Nurjaya dalam momentum refleksi kepemudaan di wilayah Cikarang Timur. Ia menegaskan bahwa pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam dinamika pembangunan, tetapi harus hadir sebagai pelaku utama yang membawa inovasi, kreativitas, dan solusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, tantangan ekonomi saat ini menuntut generasi muda untuk lebih adaptif, produktif, dan mampu menciptakan peluang usaha baru berbasis potensi lokal. Penguatan ekonomi kreatif, digitalisasi usaha kecil, serta pengembangan keterampilan menjadi kunci penting dalam mempercepat kebangkitan ekonomi di tingkat masyarakat.
“Pemuda harus mampu menjadi motor kreativitas dan inovasi. Kita tidak boleh hanya bergantung pada peluang yang ada, tetapi harus mampu menciptakan peluang baru yang bisa membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Karang Taruna memiliki posisi penting sebagai wadah kolaborasi dan pemberdayaan pemuda di tingkat akar rumput. Melalui berbagai program kepemudaan, pelatihan keterampilan, hingga pengembangan usaha mikro dan komunitas kreatif, Karang Taruna diharapkan mampu menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi lokal.
“Karang Taruna harus menjadi ruang tumbuhnya ide-ide kreatif dan inovatif. Dari sinilah kita bisa mendorong lahirnya wirausaha muda, pelaku UMKM baru, serta gerakan ekonomi berbasis komunitas yang berorientasi pada kesejahteraan bersama,” jelasnya.
Jajang juga menyoroti pentingnya kesetaraan akses ekonomi bagi seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, pembangunan ekonomi harus bersifat inklusif, sehingga tidak terjadi kesenjangan yang lebar antara satu kelompok dengan kelompok lainnya.
“Kesetaraan kesejahteraan adalah tujuan yang harus kita perjuangkan bersama. Pemuda harus hadir sebagai penghubung antara potensi masyarakat dengan peluang pembangunan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara adil dan merata,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pemuda di Cikarang Timur untuk terus memperkuat solidaritas, memperluas jejaring kolaborasi, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan ekonomi kreatif yang berdaya saing.
Ia berharap, semangat kepemudaan yang kreatif, inovatif, dan produktif dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun ekonomi masyarakat yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
“Jika pemuda mampu bergerak bersama dengan semangat kreativitas dan kebersamaan, saya yakin Cikarang Timur akan tumbuh menjadi wilayah yang maju secara ekonomi dan sejahtera secara sosial,” pungkasnya.


+ There are no comments
Add yours