Ketua Kaukus Cinta Damai Relawan Aep-Maslani Kecamatan Tirtajaya Kecewa Dugaan LKS Masih Berbayar

2 min read

KARAWANG – Munculnya pengakuan orang tua siswa yang mengaku masih diminta membeli Lembar Kerja Siswa (LKS) di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Karawang menuai kekecewaan dari kalangan relawan yang sebelumnya mendukung pasangan Aep Syaepuloh–Maslani pada Pilkada Karawang.

Ketua Kaukus Cinta Damai (KMD) Relawan Aep-Maslani Kecamatan Tirtajaya, Samsudin, mengaku prihatin sekaligus kecewa setelah mencuat informasi adanya dugaan siswa di Sekolah Dasar Negeri Tanjungpura yang masih harus membeli LKS. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kesan bahwa janji mengenai penyediaan LKS gratis belum terlaksana sebagaimana yang diharapkan masyarakat.

Samsudin mengatakan, sebagai bagian dari tim yang pernah ikut memperjuangkan kemenangan pasangan Aep-Maslani, dirinya berharap setiap janji politik yang telah disampaikan kepada masyarakat benar-benar diwujudkan secara nyata dan merata. Ia menilai, apabila di lapangan masih ditemukan sekolah yang membebankan pembelian LKS kepada orang tua siswa, maka pemerintah daerah perlu segera melakukan evaluasi dan memberikan penjelasan kepada publik.

“Kami tentu merasa kecewa apabila benar masih ada siswa yang harus membeli LKS. Masyarakat mendukung karena percaya pada janji yang disampaikan. Jangan sampai muncul kesan bahwa aturan hanya diatur sedemikian rupa untuk memberi citra seolah-olah janji kampanye telah dipenuhi, sementara di lapangan masih ditemukan persoalan yang merugikan masyarakat,” ujar Samsudin.

Ia menegaskan bahwa kritik tersebut merupakan bentuk kepedulian agar Pemerintah Kabupaten Karawang segera memastikan seluruh sekolah menjalankan kebijakan secara konsisten. Menurutnya, apabila terdapat pelanggaran atau perbedaan penerapan, pemerintah harus mengambil langkah tegas agar tidak menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap program yang telah dijanjikan.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours