Kabupaten Bekasi — Ketua Umum Forum Komunikasi Warga Bekasi (FKWB) sekaligus Ketua DPC Warga Bumiputera Indonesia (WBI) Kabupaten Bekasi, H. Apud Syaepudin, memaknai Hari Arafah sebagai momentum agung yang sarat dengan nilai spiritual, kemanusiaan, serta penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, Hari Arafah yang jatuh pada 9 Dzulhijjah bukan sekadar rangkaian dalam pelaksanaan ibadah haji, melainkan hari yang penuh rahmat, ampunan, dan kemuliaan dari Allah SWT bagi seluruh umat Islam yang bersungguh-sungguh mendekatkan diri kepada-Nya.
“Hari Arafah merupakan momentum penyucian jiwa, memperbanyak istighfar, doa, dzikir, dan muhasabah diri agar hati senantiasa dipenuhi keimanan, keikhlasan, serta kasih sayang terhadap sesama,” ujar H. Apud Syaepudin.
Ia menuturkan, jutaan umat Islam yang berkumpul di Padang Arafah menjadi gambaran nyata tentang persamaan derajat manusia di hadapan Allah SWT. Tidak ada kebanggaan karena jabatan, kedudukan, maupun harta, kecuali ketakwaan dan amal saleh yang menjadi kemuliaan sejati.
Dalam pandangannya, nilai-nilai luhur Hari Arafah sangat penting dijadikan pedoman dalam kehidupan sosial, terutama dalam memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, dan membangun kepedulian terhadap masyarakat.
“Hari Arafah mengajarkan kepada kita tentang arti ketulusan, kesederhanaan, dan persaudaraan. Di tengah berbagai dinamika kehidupan, umat harus tetap menjaga ukhuwah, menebarkan kebaikan, serta menghadirkan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.
Sebagai tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi, H. Apud Syaepudin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Arafah sebagai sarana memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari.
“Marilah kita jadikan Hari Arafah sebagai momentum memperkuat iman dan takwa, memperbanyak amal kebajikan, menjaga silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terciptanya masyarakat yang penuh keberkahan, kedamaian, dan rahmat Allah SWT,” ungkapnya.
Di penghujung penyampaiannya, H. Apud Syaepudin turut mendoakan seluruh jamaah haji agar diberikan kesehatan, kemudahan, dan kemabruran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci, serta berharap Kabupaten Bekasi senantiasa menjadi daerah yang religius, harmonis, dan dirahmati Allah SWT.


+ There are no comments
Add yours