Kabupaten Bekasi – Kepala Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, H. Samsu Dawam, S.H., menyampaikan penghormatan dan apresiasi yang tinggi kepada Abah Tb. Bakarudin Habibi, yang lebih dikenal sebagai Ustadz Uyung, selaku Pimpinan Majelis Barokah Kabuyutan Pamanah Rasa. Menurutnya, Ustadz Uyung merupakan sosok ulama yang tidak hanya memiliki keluasan ilmu, kebijaksanaan, dan kearifan, tetapi juga menjadi teladan melalui kesederhanaan, kesahajaan, serta keikhlasan dalam mengabdikan diri kepada agama, masyarakat, dan bangsa.

Pernyataan tersebut disampaikan H. Samsu Dawam, S.H. saat menghadiri Haul Ananda Mia Ubaidah Habillah binti Tb. Bakarudin Habibi yang diselenggarakan di Majelis Barokah Kabuyutan Pamanah Rasa pada Sabtu, 11 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan itu dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, unsur pemerintahan, para jamaah, serta tamu undangan dari berbagai daerah. Momentum tersebut menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta membangun kehidupan sosial yang harmonis.
Dalam kesempatan itu, H. Samsu Dawam, S.H. mengungkapkan bahwa selama mengemban amanah sebagai Kepala Desa Karang Asih pada periode pertama, dirinya merasakan secara langsung ketulusan Ustadz Uyung dalam memberikan doa, nasihat, motivasi, dan dukungan moral bagi jalannya roda pemerintahan desa. Menurutnya, seluruh dukungan tersebut diberikan dengan penuh keikhlasan tanpa pernah mencampuri kewenangan pemerintahan desa ataupun membawa kepentingan pribadi.
Ia menegaskan bahwa konsistensi Ustadz Uyung dalam mendampingi perjalanan kepemimpinannya merupakan cerminan komitmen seorang tokoh masyarakat yang senantiasa mengedepankan persatuan, ketenteraman, dan kemaslahatan bersama. Bahkan ketika masyarakat kembali memberikan kepercayaan agar dirinya melanjutkan kepemimpinan pada periode kedua, Ustadz Uyung tetap memberikan dukungan moral dan spiritual sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pembangunan Desa Karang Asih.
«”Beliau adalah sosok panutan bagi kami. Kesederhanaan, kebijaksanaan, dan keikhlasan beliau menjadi perekat persatuan masyarakat. Selama saya memimpin Desa Karang Asih, beliau tidak pernah sekalipun membawa kepentingan pribadi ataupun membebani jalannya pemerintahan. Sebaliknya, beliau selalu menghadirkan kesejukan, mendoakan, memberikan nasihat, serta menguatkan kami agar tetap istiqamah mengabdi demi kepentingan masyarakat. Sosok seperti beliau adalah aset moral yang sangat berharga bagi Desa Karang Asih,” ujar H. Samsu Dawam, S.H.»
Lebih lanjut, H. Samsu Dawam, S.H. menilai hubungan yang harmonis antara pemerintah desa dengan para ulama dan tokoh masyarakat merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang kondusif, inklusif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi yang dibangun atas dasar saling menghormati, saling menguatkan, dan saling mendoakan akan melahirkan stabilitas sosial yang menjadi fondasi utama bagi percepatan pembangunan desa.
Ia juga berharap nilai-nilai keteladanan yang diwariskan Ustadz Uyung terus hidup di tengah masyarakat dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk senantiasa menjunjung tinggi akhlak mulia, semangat gotong royong, serta keikhlasan dalam mengabdi kepada bangsa, negara, dan masyarakat.
Menurut H. Samsu Dawam, S.H., perpaduan antara kepemimpinan pemerintahan yang amanah dengan bimbingan ulama yang arif dan bijaksana akan menjadi kekuatan besar dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai, religius, rukun, dan sejahtera. Oleh karena itu, sinergi yang selama ini terjalin antara pemerintah desa, para ulama, serta seluruh elemen masyarakat harus terus dipelihara sebagai modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Haul Ananda Mia Ubaidah Habillah binti Tb. Bakarudin Habibi pun menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai keimanan, mempererat ukhuwah, serta meneladani keikhlasan para alim ulama yang senantiasa mengabdikan hidupnya demi kemaslahatan umat. Semangat tersebut diharapkan terus menginspirasi seluruh masyarakat Desa Karang Asih dalam membangun desa yang religius, harmonis, maju, mandiri, dan semakin sejahtera.


+ There are no comments
Add yours