Jayadi Ketua PAMDI Kabupaten Karawang: Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia

3 min read

KARAWANG – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini dinilai memiliki makna yang semakin relevan di tengah berbagai tantangan kehidupan sosial, perkembangan teknologi informasi, serta dinamika global yang terus berkembang.

Hal tersebut disampaikan Jayadi, Ketua Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Karawang, saat menyampaikan pesan kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Karawang.

Menurut Jayadi, Pancasila merupakan warisan luhur para pendiri bangsa yang telah terbukti menjadi fondasi kokoh dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia di tengah keberagaman suku, agama, budaya, bahasa, dan golongan.

“Pancasila adalah kekuatan pemersatu bangsa yang telah mengantarkan Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai negara yang besar dan beragam. Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus terus kita jaga, kita rawat, dan kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Jayadi.

Sebagai insan seni dan budaya, dirinya meyakini bahwa dunia seni memiliki peran strategis dalam memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan. Musik, termasuk musik dangdut yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat, dapat menjadi sarana efektif untuk menyampaikan pesan-pesan persaudaraan, toleransi, dan cinta tanah air.

Menurutnya, para pelaku seni tidak hanya bertugas menghibur masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga harmoni sosial melalui karya-karya yang edukatif, inspiratif, dan membangun optimisme.

“Seni dan budaya merupakan bahasa universal yang mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat. Melalui musik dan kreativitas, kita dapat memperkuat rasa persaudaraan, mempererat kebersamaan, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda,” katanya.

Jayadi menambahkan bahwa tema ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’ mencerminkan peran strategis Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, toleransi, dan keadilan sosial. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, tidak hanya penting bagi kehidupan nasional, tetapi juga dapat menjadi inspirasi dalam membangun perdamaian global.

“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia saat ini, Indonesia memiliki modal besar berupa Pancasila yang mengajarkan persatuan dalam keberagaman, musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, serta penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. Inilah yang harus terus kita jaga dan teladankan,” ungkapnya.

Jayadi juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Karawang, khususnya generasi muda, untuk terus memperkuat semangat gotong royong, menjaga kerukunan, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa.

Menurutnya, kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kuatnya persatuan, solidaritas sosial, dan karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

“Momentum Hari Lahir Pancasila harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang harus dirawat untuk membangun Indonesia yang lebih maju, adil, harmonis, dan sejahtera,” tegasnya.

Atas nama keluarga besar PAMDI Kabupaten Karawang, Jayadi juga mengucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Mari kita jadikan Pancasila sebagai sumber inspirasi dalam berkarya, bermasyarakat, dan berbangsa. Dengan semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan, kita dapat mewujudkan Indonesia yang semakin maju, bermartabat, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi perdamaian dunia,” pungkasnya.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours