Pemkab Bekasi Perkuat Sinergi Pentahelix dalam Penertiban Pajak Air Tanah, Sekda Endin Samsudin: Saatnya Menjadi Super Team untuk Kabupaten Bekasi Bangkit Maju Sejahtera

3 min read

Kabupaten Bekasi — Pemerintah Kabupaten Bekasi terus memperkuat langkah strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penertiban pajak air tanah. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Penertiban Pajak Air Tanah yang digelar di Kantor Bupati Kabupaten Bekasi, Jumat (29/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menyampaikan dukungan penuh terhadap arahan dan semangat kolaboratif yang disampaikan Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmadja, untuk membangun “super team” demi mewujudkan kemajuan Kabupaten Bekasi secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Sekda Endin Samsudin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kebersamaan, sinergi, dan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah.

“Alhamdulillah pada siang hari yang penuh berkah ini kita dapat bersilaturahmi dalam rangka rapat persiapan penertiban pajak air tanah. Apa yang disampaikan Pak Plt Bupati tadi merupakan bentuk keterbukaan Pemerintah Kabupaten Bekasi. Di sini tidak ada yang merasa menjadi superman, tetapi yang ingin dibangun adalah super team,” ujar Endin Samsudin.

Ia menegaskan, konsep “super team” yang diusung Pemerintah Kabupaten Bekasi tidak hanya melibatkan unsur pemerintah daerah semata, tetapi juga mengedepankan kolaborasi pentahelix yang melibatkan akademisi, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, media, tokoh masyarakat, hingga unsur masyarakat luas.

Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen tersebut menjadi langkah penting agar berbagai program pembangunan dan penggalian potensi daerah dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan tepat sasaran.

“Pemerintah tentu memiliki keterbatasan tenaga dan pikiran. Karena itu kami membutuhkan dukungan semua pihak. Para tokoh masyarakat dan unsur masyarakat lainnya tentu lebih memahami kondisi nyata di lapangan, termasuk berbagai potensi daerah yang selama ini belum tergali secara maksimal,” katanya.

Dalam forum tersebut juga terungkap bahwa Kabupaten Bekasi memiliki ribuan perusahaan yang berpotensi memberikan kontribusi besar terhadap PAD, khususnya dari sektor pajak air tanah. Namun selama ini, potensi tersebut dinilai belum tergarap secara optimal.

Melalui keterlibatan pentahelix, Pemerintah Kabupaten Bekasi optimistis potensi penerimaan daerah dapat terus meningkat, tidak hanya dari pajak air tanah, tetapi juga dari sektor lainnya seperti BPHTB, PBB, dan berbagai sumber pendapatan daerah lainnya.

Sekda Endin Samsudin juga menyinggung tantangan kondisi ekonomi dan kebijakan nasional saat ini, termasuk adanya pengurangan anggaran daerah. Karena itu, penguatan PAD dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas pembangunan daerah.

“Kita memahami bahwa saat ini terdapat kebijakan efisiensi dan pengurangan anggaran dari pemerintah pusat. Oleh sebab itu, Kabupaten Bekasi harus tetap stabil dan terus bergerak maju dengan memperkuat potensi pendapatan asli daerah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa optimalisasi PAD bukan semata-mata untuk kepentingan administratif pemerintahan, melainkan demi memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi secara menyeluruh.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat ikut menyuarakan pentingnya kesadaran dan kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan daerah sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan.

“Kesejahteraan masyarakat akan terwujud ketika ada kesepakatan, kesepahaman, dan komitmen bersama antara pemerintah, masyarakat, tokoh masyarakat, dunia usaha, media, dan seluruh stakeholder. Dengan semangat kebersamaan itulah cita-cita Kabupaten Bekasi Bangkit, Maju, dan Sejahtera insyaallah dapat terus diwujudkan,” tutupnya.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours