BGN Tegaskan Program MBG Gratis, Warga Diminta Kritis terhadap Iuran Tak Resmi di Posyandu

2 min read

Kabupaten Bekasi, Senin (6/4/2026) – Munculnya laporan terkait dugaan pungutan iuran sebesar Rp5.000 untuk penyediaan tempat makan (styrofoam) di sejumlah Posyandu menuai perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak pernah membebankan biaya apa pun kepada masyarakat.

Perwakilan BGN menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pelaksanaan program MBG dirancang sebagai layanan publik yang sepenuhnya gratis. Ia menegaskan, apabila ditemukan adanya permintaan iuran di tingkat Posyandu, hal tersebut bukan bagian dari kebijakan resmi BGN, melainkan inisiatif lokal yang tidak mewakili program secara kelembagaan.

Menurut perwakilan BGN, dalam praktik di lapangan, sejumlah Posyandu mungkin mengambil kebijakan internal untuk mempermudah distribusi, termasuk penyediaan wadah makanan. Namun demikian, kebijakan tersebut tidak boleh dikaitkan atau mengatasnamakan program MBG. “Program ini tidak memungut biaya. Jika ada inisiatif lain di luar itu, masyarakat berhak mengetahui dan tidak wajib untuk mengikuti,” tegasnya.

Lebih lanjut, BGN mengimbau masyarakat untuk bersikap kritis dan proaktif. Warga memiliki hak penuh untuk menolak segala bentuk pungutan yang tidak memiliki dasar kebijakan resmi. Transparansi dan akuntabilitas, menurut BGN, menjadi kunci agar program MBG tetap berjalan sesuai tujuan utamanya, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat tanpa beban tambahan.

Di sisi lain, BGN juga mengingatkan seluruh pihak di tingkat pelaksana, termasuk Posyandu, agar menjaga integritas program nasional tersebut. Penggunaan nama MBG harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku, guna menghindari kesalahpahaman yang dapat merusak kepercayaan publik.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh bahwa program MBG adalah hak publik yang diberikan negara secara cuma-cuma. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi fondasi penting agar program ini berjalan optimal, tepat sasaran, dan tetap berlandaskan prinsip keadilan sosial.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours