H Bao Umbara, Kepala Desa Karangsari Panutan Warga: Pemimpin Dermawan dan Tulus Mengabdi

3 min read

Karawang — Di Desa Karangsari, nama H Bao Umbara bukan sekadar dikenal sebagai Kepala Desa dua periode. Bagi warganya, ia adalah pemimpin terbaik yang hadir bukan hanya untuk memimpin, tetapi juga melayani. Jiwa sosial yang tinggi, kedermawanan, serta ketulusannya membuatnya menjadi figur panutan yang dirindukan masyarakat.

Sejak awal kepemimpinannya, Bao Umbara menempatkan kepentingan masyarakat di atas segalanya. Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utamanya—bukan demi pencitraan, melainkan demi memastikan setiap warga Karangsari merasakan kesejahteraan.

Subur Iskandar, warga Kampung Kalenderwak RT 01/RW 02, menceritakan bagaimana sosok yang akrab disapa Lurah Bao selalu ada dalam suka maupun duka warganya.

> “Setiap ada warga yang sakit, beliau pasti datang menjenguk. Bahkan bertemu di jalan saja, beliau selalu menyapa dengan ramah. Tak jarang beliau juga berbagi rezeki kepada masyarakat. Kepedulian itu sudah ada sejak sebelum beliau menjabat Kepala Desa hingga sekarang,” tutur Subur.

Subur menambahkan, kehadiran Bao Umbara bukan hanya dirasakan saat ada acara resmi atau proyek desa. Ia kerap turun langsung ke lapangan, memastikan pekerjaan desa berjalan baik dan sesuai harapan warga.

> “Sebagai warga, saya puas dipimpin beliau. Harapannya, ke depan beliau terus melanjutkan program kerja agar pembangunan yang sudah direncanakan berkesinambungan,” lanjutnya.

Tak hanya satu-dua warga yang memuji. Banyak warga Karangsari mengakui bahwa Bao Umbara tidak pernah memandang status sosial saat membantu. Bagi mereka, ia adalah pemimpin yang rendah hati, dekat dengan rakyat, dan rela berkorban demi desa.

Ditemui usai rapat minggon di kantornya, Bao Umbara merendah saat diminta tanggapan.

> “Alhamdulillah, semua ini bukan karena saya sendiri. Dukungan penuh dari RT, RW, BPD, Karang Taruna, LPM, Bumdes, dan seluruh warga Karangsari-lah yang membuat kami bisa melayani dengan baik,” ujarnya.

Bao mengungkapkan, selain pembangunan fisik, perhatian pada kesejahteraan sosial warga juga tak pernah terabaikan.

> “Kalau ada warga sakit, kami langsung koordinasi dengan RT agar cepat tertangani. Kami juga bekerja sama dengan perusahaan untuk menyalurkan CSR bagi anak-anak berprestasi dan warga kurang mampu. Setiap bulan, kami menyantuni anak-anak yatim-piatu sebagai wujud kepedulian bersama,” jelasnya.

Hasil nyata dari kepemimpinannya terlihat jelas. Sejak periode pertamanya pada 2012 hingga kini, berbagai program infrastruktur berhasil diwujudkan tanpa penundaan. Jalan lingkungan, sarana air bersih, hingga penerangan desa telah membawa perubahan besar. Desa Karangsari kini lebih bersih, rapi, dan nyaman berkat kepeduliannya pada lingkungan.

> “Alhamdulillah, tiga dusun dengan 21 RT dan 7 RW di Karangsari tetap kompak membangun. Semangat gotong royong inilah yang membuat pembangunan desa berjalan lancar dan manfaatnya dirasakan semua warga,” pungkasnya.

Di mata warga Karangsari, H Bao Umbara bukan sekadar Kepala Desa, tetapi sosok keluarga: seorang pemimpin yang dermawan, bekerja keras tanpa pamrih, dan menempatkan kebahagiaan warganya sebagai panggilan pengabdian.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author