Kabupaten Bekasi – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Syahrir, SE., M.I.Pol., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuhnya terhadap peluncuran Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Program nasional yang resmi dimulai pada Senin, 4 Agustus 2025 ini merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dengan target menjangkau sekitar 53 juta siswa dari 282.317 sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMA.
“Program ini sangat strategis untuk memperkuat layanan kesehatan preventif sejak usia dini, sekaligus meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya hidup sehat,” ujar H. Syahrir, Rabu, 6 Agustus 2025.
Menurutnya, CKG adalah langkah konkret pemerintah dalam menyiapkan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan tangguh. Pemeriksaan kesehatan fisik dan mental di lingkungan sekolah diyakini akan membantu mendeteksi dini berbagai potensi gangguan kesehatan pada anak, sehingga bisa segera ditangani secara tepat dan profesional.
“Anak-anak adalah aset bangsa. Jika mereka sehat, maka kualitas belajar akan meningkat, dan itu sangat berpengaruh terhadap prestasi akademik mereka. Karena itu, program ini sangat patut kita dukung bersama,” tegas Syahrir yang juga merupakan anggota Komisi I DPRD Jawa Barat.
Sebagai wakil rakyat dari Partai Gerindra, H. Syahrir dikenal luas sebagai figur yang merakyat, peduli terhadap persoalan riil yang dihadapi masyarakat, dan selalu hadir tidak hanya saat menjabat, tetapi juga sebelum dirinya duduk di kursi legislatif. Kiprah sosialnya di tengah masyarakat menjadi bukti nyata bahwa ia bukan sekadar politisi, tetapi juga pelayan publik yang tulus mengabdi.
“DPRD Jawa Barat akan terus mendorong dan mengawal program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, termasuk program kesehatan seperti ini. Kita ingin memastikan tidak ada satu pun anak didik yang tertinggal dari hak dasar mereka untuk hidup sehat dan tumbuh optimal,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci sukses pelaksanaan CKG di lapangan.
“Dengan dukungan semua pihak, saya yakin Jawa Barat bisa menjadi pelopor dalam keberhasilan pelaksanaan program ini,” pungkas H. Syahrir.
