Kepercayaan Publik Meningkat, 72,9% Warga Puas: AOB dan SMSI Rilis Evaluasi 100 Hari Kinerja Bupati-Wakil Bupati Bekasi

3 min read

 

Kabupaten Bekasi – Tim Litbang Aliansi Ormas Bekasi (AOB) bersama Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bekasi merilis hasil survei evaluasi publik atas kinerja 100 hari pemerintahan Bupati Bekasi H. Ade Kuswara Kungan dan Wakil Bupati dr. H. Asep Surya Atmadja. Hasilnya sangat positif: 72,9 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja duet kepala daerah tersebut.

Survei ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Bupati Ade Kuswara dan Wakil Bupati Asep Surya, yang dinilai berhasil menunjukkan langkah nyata dan keberpihakan langsung terhadap kepentingan rakyat dalam tiga bulan pertama masa jabatannya.

Keberpihakan Kebijakan: Dari Warga untuk Warga

Salah satu sorotan utama dalam temuan Litbang AOB dan SMSI adalah arah kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil dan menengah. Mulai dari percepatan layanan publik, peningkatan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan, hingga pembenahan sistem pelayanan kesehatan dan pendidikan, pasangan Bupati dan Wakil Bupati dinilai cepat tanggap serta hadir langsung di tengah persoalan rakyat.

Program-program strategis yang dijalankan tidak hanya bersifat administratif, tetapi langsung menyentuh kebutuhan dasar warga. Dalam 100 hari pertamanya, Bupati Ade Kuswara misalnya, diketahui aktif turun ke lapangan, mendengar keluhan warga, dan menindaklanjutinya dengan kebijakan konkret—seperti optimalisasi anggaran pembangunan desa dan penataan birokrasi agar lebih responsif dan melayani.

Wakil Bupati dr. Asep Surya Atmadja, yang memiliki latar belakang di dunia kesehatan, juga menjadi motor dalam penguatan layanan medis di tingkat kecamatan dan desa, termasuk memastikan ketersediaan tenaga kesehatan dan obat-obatan di fasilitas pelayanan dasar.

Dukungan Masyarakat Menguat

Ketua Litbang AOB, H. Romli Abdul Wahid, dalam konferensi pers menyatakan bahwa angka kepuasan sebesar 72,9% bukan hanya menunjukkan keberhasilan teknokratis, tetapi lebih dari itu—mewakili suara dan harapan rakyat yang mulai melihat arah perubahan.

“Ini adalah bukti bahwa masyarakat Kabupaten Bekasi merasakan langsung dampak dari kebijakan yang diambil. Pemerintahan sekarang ini tidak sekadar menjanjikan, tapi sudah bekerja,” ujarnya.

SMSI Kabupaten Bekasi turut mencatat bahwa partisipasi masyarakat dalam proses survei ini cukup tinggi, dengan sebaran responden dari 23 kecamatan. Artinya, tren kepuasan tidak terpusat di satu wilayah, tapi merata di berbagai kalangan dan wilayah administratif.

Menuju Tahap Lanjutan

Ke depan, publik berharap konsistensi dan keberlanjutan dari pola kepemimpinan yang berpihak pada rakyat ini. Evaluasi 100 hari bukanlah akhir, melainkan pijakan untuk melangkah lebih jauh dalam pembangunan Kabupaten Bekasi yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Dengan fondasi kepercayaan publik yang semakin kuat, pasangan H. Ade Kuswara Kungan dan dr. H. Asep Surya Atmadja kini memasuki fase kerja lanjutan dengan legitimasi yang solid dari rakyat. Masyarakat menaruh harapan besar bahwa arah pembangunan Kabupaten Bekasi tetap berada di jalur yang benar: dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author