BEKASI – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Bekasi, Kepolisian Resor Metro Bekasi menggelar Apel Akbar Gabungan bersama unsur TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan (Ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), Pokdar Kamtibmas, para camat, kapolsek, danramil, serta berbagai organisasi dan paguyuban pengemudi ojek daring. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Mako Polres Metro Bekasi, Jumat (24/7/2026), menjadi simbol kuat sinergitas seluruh elemen dalam menjaga keamanan dan kondusivitas daerah menjelang pesta demokrasi tingkat desa.
Apel dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (PLH) Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Ikhlasi, yang dalam arahannya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi untuk bersama-sama menjaga persatuan, mengedepankan kedewasaan berdemokrasi, serta menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah persaudaraan.
Dalam sambutannya, Kombes Pol Ikhlasi menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkades Serentak di 154 desa merupakan momentum penting dalam menentukan arah pembangunan desa untuk masa mendatang. Oleh karena itu, seluruh masyarakat diharapkan dapat menjaga keamanan lingkungan masing-masing dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah kita. Jaga rumah kita, jaga desa kita. Jangan sampai kita terprovokasi ataupun mau diadu domba oleh pihak-pihak yang ingin mengacaukan pesta demokrasi ini,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat menggunakan hak pilih secara bijaksana dengan memilih calon kepala desa yang memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen membangun desa demi kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses demokrasi. Karena itu, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai kepala desa harus mampu menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik.
“Menang ataupun kalah adalah hal yang biasa dalam demokrasi. Bagi yang diberi amanah menjadi kepala desa, jangan bersikap sombong. Rangkul seluruh masyarakat, baik yang memilih maupun yang tidak memilih. Setelah Pilkades selesai, semuanya adalah warga yang harus bersama-sama membangun desa,” ujarnya.
PLH Kapolres Metro Bekasi juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan maupun dugaan pelanggaran yang dapat mengganggu jalannya Pilkades. Laporan dapat disampaikan kepada Polsek terdekat, Polres Metro Bekasi, maupun melalui Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis tanpa biaya pulsa maupun kuota internet.
“Apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan atau informasi yang dapat mengganggu jalannya Pilkades, segera hubungi Polsek, Polres Metro Bekasi, atau Call Center 110. Layanan ini gratis dan siap melayani masyarakat selama dua puluh empat jam,” jelasnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol Ikhlasi mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah memetakan berbagai potensi kerawanan yang diperkirakan muncul selama tahapan Pilkades. Di antaranya penyebaran berita bohong (hoaks), kampanye hitam, politik uang, hingga berbagai bentuk informasi provokatif yang bertujuan memecah belah masyarakat dan menciptakan konflik horizontal.
Sebagai langkah antisipasi, Polres Metro Bekasi telah melakukan pemetaan terhadap seluruh wilayah pelaksanaan Pilkades, termasuk mengklasifikasikan desa maupun tempat pemungutan suara berdasarkan tingkat kerawanan, mulai dari kategori aman, rawan, hingga sangat rawan. Pemetaan tersebut menjadi dasar dalam menentukan pola pengamanan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.
“Kami sudah memetakan seluruh desa dan TPS berdasarkan tingkat kerawanannya. Pola pengamanan yang diterapkan tentu berbeda sesuai karakteristik dan potensi ancaman di setiap wilayah. Langkah ini merupakan bentuk kesiapsiagaan agar seluruh tahapan Pilkades dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” ungkapnya.
Di akhir arahannya, PLH Kapolres Metro Bekasi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memanjatkan doa bersama agar pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Bekasi dapat berjalan aman, damai, lancar, serta melahirkan para kepala desa terbaik yang mampu mengemban amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab.
Apel Akbar Gabungan tersebut sekaligus menunjukkan komitmen bersama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta seluruh komponen bangsa dalam menjaga stabilitas keamanan. Sinergi yang terbangun diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terselenggaranya Pilkades yang demokratis, jujur, adil, damai, dan berintegritas, sehingga hasilnya benar-benar membawa kemajuan bagi desa serta memperkokoh persatuan masyarakat Kabupaten Bekasi.


+ There are no comments
Add yours