Media online nasional Swarajabar.id – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Rahmat Hidayat Djati, menegaskan komitmennya dalam memastikan pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Tasikmalaya berjalan lancar dan demokratis. Hal itu disampaikannya saat memimpin langsung monitoring dan evaluasi lapangan bersama Desk Pilkada Provinsi dan Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (18/4/2025).
Sebagai pucuk pimpinan Komisi I yang membidangi pemerintahan dan politik, Rahmat tak hanya hadir dalam rapat koordinasi, tetapi juga aktif mendorong seluruh elemen penyelenggara untuk bekerja profesional, transparan, dan sesuai aturan perundang-undangan.
“Rapat koordinasi hari ini sangat penting untuk mengawal pelaksanaan PSU Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya 2025 agar berlangsung tertib, aman, dan sesuai regulasi,” tegas Rahmat dalam siaran pers yang diterima redaksi Swarajabar.id.
Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan dari KPU dan Bawaslu, kesiapan PSU secara umum telah mencapai 100 persen. Mulai dari kesiapan logistik, teknis pelaksanaan, hingga pengawasan dinilai sudah matang.
“Semua unsur sudah menyatakan siap. Tinggal bagaimana pelaksanaannya nanti tetap dijaga dalam suasana yang kondusif,” ujarnya.
Rahmat juga menyatakan bahwa Komisi I DPRD Jabar akan turun langsung ke beberapa TPS strategis untuk memantau secara langsung dinamika politik dan potensi kerawanan di lapangan.
“Kami ingin memastikan tidak ada ruang bagi potensi gangguan. Pemantauan langsung penting sebagai bentuk keseriusan kami dalam mengawal proses demokrasi ini,” tambah politisi PKB itu.
Lebih lanjut, Rahmat mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga ketertiban dan kelancaran PSU. Ia menekankan pentingnya partisipasi publik demi terwujudnya legitimasi yang kuat bagi hasil pilkada.
“Kepada seluruh warga Kabupaten Tasikmalaya, kami imbau untuk datang ke TPS, gunakan hak pilih dengan bijak, dan bersama-sama kita sukseskan PSU ini,” pungkasnya.
Dengan kehadiran langsung Ketua Komisi I DPRD Jabar, pelaksanaan PSU kali ini mendapat perhatian khusus dari lembaga legislatif provinsi. Hal ini menunjukkan betapa seriusnya DPRD Jabar dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah.

