Semangat 1 Muharam 1448 H, Ribuan Warga Desa Karangsari Bersatu dalam Pawai Akbar Menuju Desa yang Maju, Harmonis, dan Religius

3 min read

Bekasi – Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah begitu terasa di Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Ribuan warga dari berbagai kalangan tumpah ruah mengikuti pawai akbar yang berlangsung meriah, penuh khidmat, dan sarat nilai kebersamaan, sebagai wujud syukur sekaligus refleksi diri untuk menyongsong tahun baru dengan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Kegiatan yang diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta tersebut melibatkan 16 majelis taklim, para santri, jamaah pengajian, serta pelajar tingkat SD dan SMP se-Desa Karangsari. Dengan membawa atribut Islami, lantunan shalawat, serta semangat persaudaraan yang tinggi, para peserta berjalan bersama menyusuri sejumlah ruas jalan desa, menciptakan suasana yang religius, sejuk, dan membangkitkan optimisme masyarakat.

Pawai Muharam tahun ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat Desa Karangsari. Tidak hanya menjadi perayaan keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang kebersamaan yang mampu menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam semangat membangun desa.

Kepala Desa Karangsari, H. Umbara, yang akrab disapa Lurah Bao, mengajak seluruh masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju perubahan yang lebih baik, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun kehidupan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, tetapi juga perubahan sikap, pola pikir, dan semangat untuk terus memperbaiki diri serta memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.

“Momentum 1 Muharam ini mengajarkan kepada kita pentingnya persatuan, kebersamaan, dan semangat untuk terus berbuat kebaikan. Saya mengajak seluruh masyarakat Desa Karangsari untuk terus kompak, menjaga kerukunan, mempererat silaturahmi, serta bersama-sama berhijrah menuju desa yang semakin maju, religius, dan sejahtera,” ujar H. Umbara di sela-sela kegiatan.

Ia menegaskan bahwa pembangunan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, melainkan juga dari pembangunan sumber daya manusia, penguatan nilai keagamaan, serta terciptanya rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Di bawah kepemimpinan H. Umbara, berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat terus diupayakan secara berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip kebersamaan dan musyawarah. Karena itu, semangat Muharam dinilai sangat relevan untuk memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mendukung kemajuan Desa Karangsari.

Masyarakat yang hadir pun menyambut positif penyelenggaraan pawai tersebut. Selain menjadi sarana syiar Islam, kegiatan ini juga dinilai mampu mempererat hubungan antarwarga, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap desa.

Tokoh masyarakat, tokoh agama, para pengurus majelis taklim, dan para orang tua yang mendampingi putra-putrinya turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang berlangsung tertib, aman, dan penuh kekeluargaan tersebut.

Kebersamaan yang tercermin dalam pawai akbar ini menjadi gambaran nyata bahwa Desa Karangsari memiliki modal sosial yang kuat untuk terus berkembang. Semangat gotong royong, persaudaraan, dan kepedulian yang tumbuh di tengah masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, masyarakat Desa Karangsari diharapkan semakin memperkuat tekad untuk menjaga persatuan, meningkatkan kualitas kehidupan beragama, serta mendukung berbagai program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat hijrah yang dibawa oleh 1 Muharam, Desa Karangsari menegaskan komitmennya untuk terus melangkah ke depan sebagai desa yang harmonis, religius, maju, dan penuh kebersamaan. Di bawah kepemimpinan H. Umbara atau Lurah Bao, semangat persatuan dan kenyamanan hidup bermasyarakat terus menjadi nilai utama yang dirasakan dan dijaga bersama oleh seluruh warga, sehingga Karangsari dapat tumbuh menjadi desa yang semakin kuat, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan masyarakatnya.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours