Bandung – SwaraJabar.id
Sikap tegas Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Bima Arya yang menyoroti kepala daerah yang bepergian ke luar negeri tanpa izin, menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Lilis Mintarsih, S.H., tokoh perempuan Jawa Barat yang juga dikenal aktif menyuarakan isu-isu keadilan sosial.
Lilis menyampaikan penghargaan atas ketegasan dua tokoh tersebut yang dinilainya sebagai bentuk keberpihakan terhadap kepentingan publik dan marwah kepemimpinan daerah.
“Saya sangat mengapresiasi sikap Kang Dedi Mulyadi dan Pak Bima Arya yang menegaskan bahwa kepala daerah tidak boleh meninggalkan tanggung jawab begitu saja, apalagi dalam kondisi daerahnya sedang menghadapi persoalan kompleks,” ujarnya, Senin (7/4/2025).
Menurut Lilis, jabatan sebagai kepala daerah adalah amanah besar yang tidak bisa dipakai untuk bersenang-senang, apalagi ketika rakyat di bawah tengah menghadapi kesulitan. Ia menegaskan bahwa seorang pemimpin semestinya hadir sebagai jawaban atas kegelisahan masyarakat, bukan justru menghindar dari tanggung jawab.
“Tidak selayaknya seorang pemimpin menikmati kenyamanan pribadi di atas penderitaan masyarakat yang telah memilih dan mempercayainya. Seorang pemimpin sejati adalah mereka yang tetap tinggal di tengah badai, bukan yang pergi saat ombak datang,” tegas Lilis.
Ia juga mengingatkan bahwa jabatan adalah ladang pengabdian, bukan tempat mencari keuntungan. “Kepemimpinan adalah soal keteladanan. Bukan soal pencitraan, melainkan kehadiran. Bukan tentang kata-kata, melainkan tindakan,” tambahnya.
Lilis berharap ketegasan dari para pemimpin di tingkat pusat dan provinsi bisa menjadi peringatan sekaligus pembelajaran bagi kepala daerah lainnya agar tidak melupakan tugas utamanya: melayani dan melindungi rakyat.


+ There are no comments
Add yours