JAKARTA – Komitmen dalam menjaga kekayaan negara dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih kembali mendapatkan apresiasi luas dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari Advokat Senior sekaligus pemerhati hukum nasional, H. Martin Poerwadinata, yang memberikan penghargaan tinggi atas langkah strategis dan keberanian Wakil Menteri Kehutanan RI, H. Rohmat Marzuki, dalam mengawal pengungkapan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Kementerian Kehutanan.

Menurut H. Martin, keberhasilan mengungkap berbagai penyimpangan yang berpotensi merugikan negara serta upaya penyelamatan aset dan kekayaan negara yang nilainya mencapai lebih dari Rp17 triliun, di luar aset-aset lain berupa lahan dan perkebunan yang berhasil dikembalikan kepada negara, merupakan capaian luar biasa yang layak dicatat sebagai salah satu prestasi penting dalam penguatan tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum nasional.

“Sebagai seorang advokat yang telah puluhan tahun mengabdikan diri dalam dunia hukum, saya memandang langkah yang dilakukan Wakil Menteri Kehutanan RI H. Rohmat Marzuki sebagai bentuk nyata keberanian moral, integritas kepemimpinan, dan loyalitas terhadap kepentingan bangsa serta negara. Ini bukan sekadar keberhasilan administratif, melainkan sebuah pengabdian yang memiliki nilai strategis bagi masa depan Indonesia,” ujar H. Martin Poerwadinata.
Ia menegaskan bahwa penyelamatan aset negara dalam jumlah yang sangat besar merupakan bukti bahwa negara tidak boleh kalah oleh praktik-praktik yang merugikan kepentingan publik. Menurutnya, setiap aset yang berhasil diamankan sejatinya adalah hak rakyat yang harus dijaga dan dikembalikan untuk mendukung pembangunan nasional.
Lebih jauh, H. Martin menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara Kementerian Kehutanan, Kejaksaan Agung, serta aparat penegak hukum lainnya yang bekerja secara profesional dalam menegakkan supremasi hukum dan menjaga marwah negara.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa ketika integritas, keberanian, dan profesionalisme berjalan beriringan, maka negara mampu menyelamatkan aset-aset strategis yang memiliki nilai ekonomi sangat besar. Ini adalah pesan kuat bahwa hukum harus berdiri tegak di atas kepentingan bangsa dan tidak boleh tunduk pada kepentingan kelompok maupun individu tertentu,” tegasnya.
Sebagai tokoh hukum senior, H. Martin menilai apa yang dilakukan Wamen Kehutanan Rohmat Marzuki layak menjadi inspirasi dan teladan bagi seluruh pejabat publik, baik di tingkat pusat maupun daerah. Dalam pandangannya, seorang pemimpin sejati bukan hanya mampu menjalankan fungsi birokrasi, tetapi juga berani mengambil langkah-langkah strategis demi melindungi kepentingan negara dan rakyat.
“Prestasi ini sangat membanggakan. Saya berharap semangat yang ditunjukkan Bapak Rohmat Marzuki dapat menjadi role model bagi seluruh penyelenggara negara. Indonesia membutuhkan lebih banyak pemimpin yang berani menjaga amanah, berani menegakkan kebenaran, dan berani melindungi kekayaan negara tanpa kompromi,” katanya.
H. Martin juga menegaskan bahwa keberhasilan penyelamatan aset negara bukan hanya soal angka triliunan rupiah, tetapi menyangkut pemulihan kepercayaan publik terhadap institusi negara. Ketika masyarakat melihat adanya ketegasan dalam menjaga aset bangsa, maka optimisme terhadap masa depan pemberantasan korupsi akan semakin tumbuh.
Menurutnya, momentum ini harus dijadikan tonggak penting dalam membangun budaya pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Setiap pejabat publik harus menyadari bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, bukan sekadar kewenangan yang dinikmati.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga kekayaannya, menegakkan hukumnya, dan menghormati amanah rakyat. Apa yang dilakukan Wakil Menteri Kehutanan bersama Kejaksaan Agung dan aparat penegak hukum lainnya merupakan manifestasi nyata dari semangat tersebut,” ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, H. Martin Poerwadinata menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Wakil Menteri Kehutanan RI H. Rohmat Marzuki beserta seluruh unsur penegak hukum yang terlibat dalam upaya penyelamatan aset negara tersebut.
Ia berharap langkah progresif dan berintegritas seperti ini terus diperkuat sebagai bagian dari agenda besar mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan berkeadilan.
“Penyelamatan aset negara senilai puluhan triliun rupiah bukan sekadar prestasi birokrasi, melainkan warisan kepemimpinan yang mencerminkan keberanian, integritas, dan kecintaan terhadap bangsa. Sosok-sosok seperti inilah yang patut menjadi teladan nasional dalam membangun Indonesia yang bersih, kuat, dan bermartabat,” pungkas H. Martin Poerwadinata dengan penuh optimisme.


+ There are no comments
Add yours