Karawang – Karang Taruna Kecamatan Pangkalan bergerak cepat (Gercep) menyikapi amblasnya jembatan utama di Jalan Cicangor, Desa Ciptasari, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang.
Jembatan yang amblas tersebut mengakibatkan terputusnya akses jalan Badami – Loji, serta jalur penghubung antar-kota dari Kabupaten Karawang menuju Purwakarta, Bogor, dan Cianjur. Kondisi ini melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.
Ketua Karang Taruna Pangkalan, Legi Anto, segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan instansi terkait untuk menanggulangi dampak bencana ini. Sebagai langkah awal, pihaknya telah mendirikan empat posko tanggap darurat bencana di sekitar lokasi kejadian.
Selain itu, Karang Taruna juga turut membangun jalan alternatif darurat sepanjang 2 kilometer yang menghubungkan Cicangor, Cijalengka, Cireundeu, hingga Loji. Jalur ini dapat dilalui oleh kendaraan roda dua selama jembatan darurat belum selesai dibangun. Diharapkan, jalan alternatif ini dapat menghidupkan kembali roda perekonomian masyarakat di wilayah selatan Karawang.
Anto berharap adanya dukungan dari pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten untuk melakukan pengerasan jalan alternatif, yang saat ini masih jauh dari layak karena kondisi jalan yang becek dan sulit dilalui.
“Kami berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan alternatif ini agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan lancar,” ujar Anto.

