Sholat Tarawih Pertama di Bulan Suci Ramadhan: Momentum Kebersamaan, Cinta Allah, dan Cinta Tanah Air bagi Neville Muskita

2 min read

 

Jakarta, SWARA JABAR – Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriyah, Neville Muskita, Ketua DPW Harimau Daerah Khusus Jakarta, mengungkapkan makna mendalam dari pelaksanaan sholat Tarawih pertama di hari pertama Ramadhan. Bagi Neville, momen ini bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga sarana untuk memperkuat kebersamaan, kecintaan kepada Allah Subhanahu wata’ala, cinta tanah air, serta menanamkan nilai-nilai kesederhanaan dalam keluarga dan organisasi.

“Sholat Tarawih pertama di bulan Ramadhan ini adalah momen yang sangat spesial. Ini adalah waktu untuk kita memperkuat ikatan dengan Allah, merenungkan nikmat-Nya, dan mempererat tali persaudaraan sesama umat,” ujar Neville Muskita usai menunaikan sholat Tarawih di Masjid Al-Ikhlas, Jakarta.

Neville menekankan bahwa Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan, sekaligus waktu yang tepat untuk merefleksikan diri sebagai hamba Allah dan warga negara yang baik. “Kecintaan kita kepada Allah harus sejalan dengan kecintaan kita pada tanah air. Ini adalah bentuk ibadah yang holistik, di mana kita tidak hanya memikirkan kehidupan akhirat, tetapi juga berkontribusi untuk kemajuan bangsa,” tambahnya.

Selain itu, Neville juga menyoroti pentingnya menanamkan sifat kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun organisasi. “Ramadhan mengajarkan kita untuk hidup sederhana, bersyukur, dan peduli terhadap sesama. Nilai-nilai ini harus kita tularkan kepada keluarga, anggota organisasi, dan masyarakat luas,” ujarnya.

Sebagai Ketua DPW Harimau Daerah Khusus Jakarta, Neville Muskita berkomitmen untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial. “Kami akan mengadakan berbagai kegiatan sosial selama Ramadhan, seperti buka puasa bersama, santunan anak yatim, dan bantuan untuk masyarakat kurang mampu. Ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai Ramadhan yang kami pegang,” jelasnya.

Kegiatan sholat Tarawih pertama ini dihadiri oleh anggota organisasi Harimau, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Mereka menyambut positif pesan-pesan yang disampaikan oleh Neville Muskita. “Ini adalah contoh nyata bagaimana nilai-nilai religius dan nasionalisme dapat berjalan beriringan. Semoga ini menjadi inspirasi bagi kita semua,” ujar salah satu jamaah yang hadir.

Di akhir wawancara, Neville Muskita berpesan agar seluruh umat Muslim memanfaatkan bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya. “Mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat hubungan dengan Allah, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Semoga kita semua meraih keberkahan dan ampunan-Nya,” tutupnya.

Dengan semangat Ramadhan yang penuh makna, Neville Muskita dan DPW Harimau Daerah Khusus Jakarta berharap dapat terus menjadi teladan dalam mengintegrasikan nilai-nilai religius, nasionalisme, dan kesederhanaan dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours