Karawang, Swara Jabar – Kecaman demi kecaman terus bermunculan menyusul dugaan pelecehan terhadap suku Sunda yang dilakukan oleh seorang oknum karyawan Bank Bukopin Bandung. Kali ini, sorotan datang dari politisi Partai Gerindra sekaligus pemilik media online Karawang Bicara, Kang Dedi Lubang, atau yang memiliki nama lengkap Dedi Iskandar. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap pandangan Ketua Paguyuban Sundawani Karawang, H. Ranzes Iman Sudirman, dan siap turun tangan membela martabat suku Sunda.
Dalam pernyataannya, Dedi Iskandar menegaskan bahwa ia bersama masyarakat Karawang dan Paguyuban Sundawani akan bergabung untuk membela suku Sunda jika masalah ini tidak segera diselesaikan. “Kami masyarakat Karawang tentunya akan membela suku Sunda. Ini bukan hanya persoalan individu, melainkan menyangkut harga diri dan martabat seluruh masyarakat Sunda,” ujar Dedi dengan tegas.
Dedi Iskandar menambahkan bahwa suku Sunda merupakan suku yang bermartabat dan tidak boleh dianggap remeh. “Suku Sunda memiliki sejarah, budaya, dan nilai-nilai luhur yang harus dihormati. Pelecehan seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegasnya. Ia juga mendesak pihak Bank Bukopin untuk segera memberikan klarifikasi resmi dan mengambil tindakan tegas terhadap oknum yang terlibat.
Dukungan Dedi Iskandar ini semakin menguatkan posisi Paguyuban Sundawani Karawang, yang sebelumnya telah menyatakan kesiapannya untuk mendatangi kantor Bank Bukopin Bandung jika tidak ada permintaan maaf dari pihak terkait. “Kami tidak akan tinggal diam. Jika perlu, kami akan bergerak bersama ke Bandung untuk menuntut keadilan,” kata H. Ranzes Iman Sudirman dalam pernyataan sebelumnya.
Kasus ini telah memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, terutama masyarakat Sunda di Jawa Barat. Beberapa organisasi masyarakat Sunda juga telah menyatakan dukungan mereka terhadap Paguyuban Sundawani Karawang. “Kami mendesak agar kasus ini diselesaikan dengan serius. Pelecehan terhadap suku atau etnis mana pun tidak bisa ditoleransi,” ujar perwakilan salah satu organisasi masyarakat Sunda di Bandung.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Bank Bukopin belum memberikan tanggapan resmi terkait kasus ini. Namun, sumber internal menyatakan bahwa bank sedang melakukan investigasi internal untuk memverifikasi kebenaran dugaan tersebut. “Kami akan memberikan klarifikasi secepatnya setelah proses investigasi selesai,” ujar sumber tersebut.
Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Sosial juga turut memantau perkembangan kasus ini. Kepala Dinas Sosial Karawang, Drs. Asep Saepudin, M.Si., menyatakan bahwa pihaknya siap memfasilitasi dialog antara Paguyuban Sundawani dan Bank Bukopin untuk mencegah eskalasi konflik. “Kami berharap semua pihak dapat menyelesaikan masalah ini dengan kepala dingin dan melalui jalur hukum yang berlaku,” ujarnya.
Tokoh masyarakat Karawang, H. Dadang Hermawan, mengimbau agar masyarakat tidak terprovokasi dan menunggu proses hukum berjalan. “Kami percaya bahwa aparat penegak hukum akan bertindak adil. Mari kita jaga kondusivitas di Karawang,” pesannya.
Kasus dugaan pelecehan terhadap suku Sunda ini diharapkan dapat diselesaikan dengan bijak dan memberikan pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih menghargai keberagaman budaya di Indonesia. Dukungan dari berbagai kalangan, termasuk politisi seperti Dedi Iskandar, menunjukkan betapa seriusnya masalah ini dan pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.


+ There are no comments
Add yours