Kapolda Jabar Raih Gelar Doktor Lewat Disertasi “Cerita dari Mesuji”

2 min read

Bandung, 3 November 2025 — Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., resmi meraih gelar Doktor setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Cerita dari Mesuji: Studi Fenomenologi tentang Menjadi Polisi di Daerah Konflik” di hadapan dewan penguji Universitas Airlangga (Unair), Surabaya.

Dalam disertasinya, Irjen Rudi Setiawan mengangkat pengalaman nyata seorang polisi yang bertugas di wilayah konflik agraria, yakni di Mesuji. Melalui pendekatan fenomenologi, ia mencoba memahami “dunia hidup” seorang polisi di tengah dinamika sosial yang kompleks, di mana aparat tidak hanya berperan sebagai simbol negara, tetapi juga sebagai manusia yang menghadapi tekanan, dilema moral, dan tuntutan sosial dari masyarakat sekitar.

Penelitian ini menyoroti bagaimana identitas seorang polisi di daerah konflik sering kali berada dalam posisi yang dilematis — di satu sisi mewakili negara dan penegak hukum, namun di sisi lain harus berhadapan langsung dengan situasi sosial yang sarat ketegangan dan ketidakpercayaan. Melalui kacamata fenomenologi, Irjen Rudi mencoba menggali makna mendalam tentang bagaimana aparat kepolisian memaknai tugas, tanggung jawab, dan eksistensinya di tengah situasi penuh risiko dan keterbatasan.

Dalam ujian terbuka tersebut, Irjen Rudi Setiawan menyampaikan bahwa pengalaman lapangan yang ia alami selama bertugas di berbagai daerah menjadi inspirasi dalam penulisan disertasinya. “Saya ingin menghadirkan perspektif kemanusiaan dari seorang anggota Polri yang bekerja di tengah konflik. Polisi juga manusia yang memiliki nurani, empati, dan tanggung jawab moral kepada masyarakat,” ungkapnya.

Keberhasilan Irjen Rudi Setiawan meraih gelar doktor ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk jajaran akademisi dan rekan seprofesi di lingkungan Polri. Disertasinya dinilai mampu memberikan kontribusi ilmiah dalam memahami dinamika sosial dan psikologis aparat kepolisian di wilayah rawan konflik, serta memperkaya wacana akademik tentang peran Polri dalam menjaga keamanan dengan pendekatan yang lebih humanis.

Melalui pencapaian akademik ini, Kapolda Jawa Barat berharap dapat terus mendorong budaya riset dan pembelajaran di tubuh Polri, agar setiap anggota memiliki kepekaan sosial dan intelektualitas yang tinggi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours