Panen Raya Jagung Kuartal I 2026 di Cikarang Pusat, Polres Metro Bekasi Perkuat Komitmen Ketahanan Pangan Nasional, Siapkan Panen Bertahap hingga 50 Hektare

3 min read

CIKARANG PUSAT – Komitmen Polri dalam mendukung program strategis nasional di sektor pangan kembali diwujudkan melalui Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 yang diselenggarakan Polres Metro Bekasi di Lahan Ketahanan Pangan Polda Metro Jaya, Jalan Langkawi Deltamas, Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Senin (13/7/2026) sore. Kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai salah satu pilar penting menuju Indonesia yang mandiri dan berdaulat di bidang pangan.

Panen raya dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian Kapolres Metro Bekasi, Komisaris Besar Polisi Ikhlas Putro Wasono, S.I.K., M.M., serta dihadiri sekitar 55 peserta yang terdiri atas jajaran kepolisian, unsur TNI, pemerintah daerah, Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, penyuluh pertanian, kelompok tani, pelaku usaha, tokoh masyarakat, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan semangat kolaborasi dalam membangun sektor pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Kegiatan panen dimulai sekitar pukul 16.00 WIB sebagai bagian dari implementasi Program Ketahanan Pangan Polda Metro Jaya yang mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif di wilayah hukum Polsek Cikarang Pusat. Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil pertanian, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.

Dalam sambutannya, KBP Ikhlas Putro Wasono menegaskan bahwa keberhasilan panen jagung merupakan buah dari kerja sama yang solid antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, serta seluruh pemangku kepentingan yang secara konsisten mendukung program sejak tahap pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga masa panen.

«”Panen raya ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Kami berharap kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga pemanfaatan lahan produktif mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar KBP Ikhlas Putro Wasono.»

Ia juga menjelaskan bahwa Kapolda Metro Jaya pada awalnya dijadwalkan hadir dan memimpin langsung kegiatan tersebut. Namun karena adanya agenda kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan, pelaksanaan panen tetap berlangsung sesuai arahan Kapolda mengingat sekitar 4 hektare lahan telah memasuki masa panen optimal. Sementara itu, sekitar 50 hektare lahan lainnya akan dipanen secara bertahap sesuai siklus kematangan tanaman.

Usai penyampaian sambutan, Plh. Kapolres Metro Bekasi bersama para Pejabat Utama Polres Metro Bekasi, para Kapolsek jajaran, unsur Forkopimcam, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, kelompok tani, dan para tamu undangan melaksanakan panen jagung secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Kapolsek Cikarang Pusat menegaskan bahwa jajaran Polsek akan terus mengawal keberlangsungan Program Ketahanan Pangan melalui pengamanan, pendampingan, serta koordinasi intensif dengan pemerintah, kelompok tani, dan seluruh unsur masyarakat agar setiap lahan produktif di wilayah Cikarang Pusat dapat dimanfaatkan secara optimal.

«”Program ketahanan pangan ini merupakan wujud kepedulian bersama dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat. Polsek Cikarang Pusat siap bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar program ini terus berkembang, memberikan manfaat nyata, serta menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat,” ungkapnya.»

Panen Raya Jagung Kuartal I Tahun 2026 ini sekaligus menjadi refleksi bahwa ketahanan pangan bukan semata tanggung jawab sektor pertanian, melainkan merupakan agenda bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa. Melalui sinergi yang kuat, pemanfaatan lahan produktif diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat kemandirian pangan daerah, serta memberikan kontribusi positif terhadap ketahanan pangan nasional.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 17.15 WIB dan dilanjutkan dengan ramah tamah. Acara berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan harmonisasi antara aparat keamanan, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours