Agung Suganda Tepati Janji, Lima Kesenian Tradisional Meriahkan Hajat Bumi Rawa Binong Desa Hegarmukti

2 min read

Kabupaten Bekasi – Komitmen Anggota Komisi Empat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Golkar, H. Agung Suganda, S.Pd., M.M., dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah kembali dibuktikan. Pada perhelatan Hajat Bumi Rawa Binong di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, putra asli Desa Hegarmukti tersebut merealisasikan janjinya dengan menghadirkan lima pertunjukan seni budaya tradisional sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

Dalam sambutannya di hadapan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan warga yang hadir, H. Agung Suganda menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Hajat Bumi yang menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Hegarmukti. Ia juga mengucapkan selamat kepada anggota Badan Permusyawaratan Desa yang baru terpilih dan berharap dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan desa.

Agung Suganda mengingatkan bahwa saat dirinya mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi pada tahun dua ribu dua puluh empat, ia pernah menyampaikan komitmen kepada masyarakat apabila diberikan amanah menjadi wakil rakyat, dirinya akan turut memeriahkan Hajat Bumi dengan menghadirkan lima kesenian tradisional. Janji tersebut, menurutnya, kini telah diwujudkan sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan.

Lima kesenian yang ditampilkan dalam Hajat Bumi tahun ini meliputi Seni Topeng, Seni Jaipong, Seni Tanjidor, Seni Degung, serta Seni Calung. Seluruh pertunjukan tersebut merupakan kekayaan budaya Sunda yang memiliki nilai sejarah, kebersamaan, dan identitas masyarakat. Kehadiran berbagai kesenian tradisional itu disambut antusias warga, sekaligus menjadi ruang bagi para seniman lokal untuk terus berkarya dan melestarikan budaya leluhur di tengah derasnya arus modernisasi.

Di akhir sambutannya, H. Agung Suganda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta bersama-sama merawat tradisi Hajat Bumi sebagai warisan budaya yang harus diwariskan kepada generasi mendatang. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui pelestarian budaya, penguatan nilai kebersamaan, dan penghormatan terhadap jati diri masyarakat sebagai fondasi utama menuju Kabupaten Bekasi yang semakin maju, berbudaya, dan sejahtera.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours