Ketua Karang Taruna Kecamatan Cikarang Selatan H. Omin Susanto: Pemuda Harus Menjadi Penggerak Gerakan Kolektif Melawan Narkoba

3 min read

KABUPATEN BEKASI – Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang diperingati pada Jumat, 26 Juni 2026, Ketua Karang Taruna Kecamatan Cikarang Selatan sekaligus Wakil Ketua BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bekasi, H. Omin Susanto, mengajak generasi muda untuk mengambil peran sebagai motor penggerak dalam membangun lingkungan yang produktif, berdaya saing, dan bebas dari ancaman penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.

Mengusung tema “Pergerakan Kolektif Bersih dari Narkoba, Mewujudkan Generasi Merah Putih yang Berdaulat dan Berintegritas Jauh dari Narkoba,” H. Omin menegaskan bahwa masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas generasi mudanya. Oleh karena itu, pemuda harus diberikan ruang seluas-luasnya untuk tumbuh, berkarya, berwirausaha, dan berkontribusi bagi masyarakat agar tidak terjerumus pada berbagai perilaku destruktif, termasuk penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, pencegahan narkoba tidak cukup hanya dilakukan melalui pendekatan hukum, tetapi juga harus dibarengi dengan pemberdayaan pemuda melalui kegiatan yang positif, produktif, dan bernilai ekonomi.

“Pemuda yang memiliki aktivitas positif, kesempatan untuk berkembang, serta harapan terhadap masa depannya akan lebih kuat menghadapi berbagai pengaruh negatif. Karena itu, kita harus menghadirkan ruang bagi mereka untuk berorganisasi, berwirausaha, berolahraga, berkarya, dan mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujar H. Omin Susanto.

Sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Cikarang Selatan, ia menilai organisasi kepemudaan memiliki tanggung jawab besar dalam membangun karakter, kepedulian sosial, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat. Sementara sebagai Ketua BPC HIPMI Kabupaten Bekasi, ia melihat bahwa kewirausahaan merupakan salah satu instrumen penting dalam membentuk generasi muda yang mandiri, kreatif, dan memiliki orientasi masa depan.

“Ketika pemuda diberikan kesempatan untuk belajar berwirausaha, membangun jejaring, meningkatkan keterampilan, dan menciptakan lapangan kerja, mereka tidak hanya menjadi pribadi yang mandiri, tetapi juga memiliki tujuan hidup yang jelas. Inilah salah satu langkah preventif yang efektif untuk menjauhkan generasi muda dari bahaya narkoba,” tegasnya.

H. Omin juga mengajak pemerintah, dunia pendidikan, pelaku usaha, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, serta keluarga untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem yang mendukung tumbuhnya generasi muda yang sehat, berintegritas, inovatif, dan memiliki daya saing.

Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan Kabupaten Bekasi bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan karakter, pengembangan kompetensi, dan pemberdayaan ekonomi pemuda.

Melalui momentum Hari Anti Narkotika Internasional 2026, H. Omin Susanto berharap semangat “Pergerakan Kolektif Bersih dari Narkoba” dapat diwujudkan melalui gerakan kepemudaan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Ia meyakini bahwa ketika pemuda diberi kepercayaan untuk memimpin, berkarya, dan berkontribusi, mereka akan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Generasi Merah Putih yang berintegritas, mandiri, berdaya saing, serta mampu membawa Kabupaten Bekasi dan Indonesia menuju masa depan yang lebih maju.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours