SUKARESMI – Suasana kebersamaan dan keakraban tampak mewarnai kegiatan yang digelar oleh Mulyadi, Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) Sukaresmi, pada Senin (1/6/2026). Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi tim relawan dan kader pendukung, Mulyadi yang akrab disapa “Kang Mulyadi Kencleng” mengadakan lomba mancing gratis bersama para pendukungnya.
Kegiatan yang berlangsung di Pemancingan Uje, Gang Amphibi, Desa Sukaresmi tersebut dihadiri ratusan peserta dari unsur kader dan relawan yang berasal dari tiga wilayah dusun di Desa Sukaresmi. Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan suasana yang berlangsung hangat, santai, dan penuh nuansa kekeluargaan.
Selain sebagai ajang rekreasi bersama, kegiatan ini juga menjadi sarana konsolidasi sosial yang dinilai efektif dalam memperkuat komunikasi dan solidaritas antar elemen pendukung menjelang kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sukaresmi.
Dalam sambutannya, Mulyadi menyampaikan bahwa kegiatan kebersamaan seperti ini merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat antara calon pemimpin dengan masyarakat serta relawan pendukungnya.
“Silaturahmi dan kebersamaan adalah modal penting dalam membangun desa. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kita ingin memperkuat rasa persaudaraan dan menjaga semangat gotong royong,” ujarnya.
Di tengah dinamika sosial politik desa, Mulyadi juga dikenal sebagai figur yang memiliki karakter ramah dan mudah berbaur dengan masyarakat. Dalam berbagai kesempatan, ia kerap menunjukkan sikap yang santun dalam berkomunikasi, dengan mengedepankan bahasa yang menyejukkan serta menghargai setiap pandangan yang berbeda.
Sosoknya juga dikenal rendah hati. Ia tidak menempatkan jarak dengan masyarakat, melainkan lebih sering hadir dalam kegiatan warga secara langsung dengan pendekatan yang sederhana. Hal ini membuatnya mudah diterima di berbagai kalangan, baik tokoh masyarakat, pemuda, maupun warga umum.
Selain itu, Mulyadi kerap menunjukkan sikap bijaksana dalam menyikapi berbagai persoalan di lingkungan desa. Ia lebih mengedepankan musyawarah dan dialog dalam mencari solusi, serta menghindari pendekatan yang bersifat konfrontatif. Pendekatan tersebut dinilai mencerminkan kedewasaan dalam berpikir dan bersikap.
Kombinasi antara sikap ramah, santun, rendah hati, serta kebijaksanaan dalam berinteraksi menjadi salah satu karakter yang melekat pada dirinya di tengah masyarakat. Hal tersebut turut membentuk citra Mulyadi sebagai figur yang berupaya merangkul seluruh elemen warga dalam suasana yang harmonis.
Dengan tingginya partisipasi masyarakat dari tiga dusun dalam kegiatan tersebut, acara lomba mancing ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan semangat kebersamaan di Desa Sukaresmi menjelang agenda demokrasi tingkat desa.


+ There are no comments
Add yours