BANDUNG – Upaya menciptakan rasa aman di tengah masyarakat terus dilakukan Polrestabes Bandung dengan memperkuat patroli gabungan bersama unsur TNI dan Pemerintah Kota Bandung. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi preventif untuk mengantisipasi kejahatan jalanan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polrestabes Bandung.
Kegiatan patroli yang dilaksanakan pada Sabtu dini hari, dua puluh enam Juli dua ribu dua puluh enam, tersebut digelar secara menyeluruh dengan melibatkan seratus tujuh puluh dua personel. Kegiatan dipimpin Pawaswil dengan didampingi Pawas Fungsi dan Padal, serta menyasar sejumlah ruas jalan utama, kawasan yang dinilai rawan kriminalitas, pusat aktivitas masyarakat, terminal, ruang publik, hingga lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya kelompok bermotor.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Dedi Supriyadi, S.I.K., melalui Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Dr. Hj. Asep Saepudin, S.Pd., M.H., bersama para Pejabat Utama Polrestabes Bandung, memastikan patroli tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pencegahan dan pendekatan humanis.
Pola patroli mobile, strong point, show of force, serta patroli dialogis diterapkan untuk memperluas jangkauan pengawasan. Personel ditempatkan pada sejumlah titik strategis, antara lain kawasan BTM Cicadas, Terminal Antapani, Sport Jabar Arcamanik, Terminal Cicaheum, Taman Telkom, Taman Dago Cikapayang, Fly Over Pasupati, Alun-Alun Bandung, Taman Tegalega, hingga Taman Saparua.
Di lapangan, petugas tidak hanya hadir sebagai simbol kekuatan keamanan. Personel juga berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui patroli dialogis dan menyampaikan imbauan kamtibmas secara humanis. Kerumunan masyarakat maupun pelajar yang masih berkumpul hingga larut malam turut diarahkan untuk membubarkan diri sebagai langkah pencegahan terhadap potensi tawuran, balap liar, maupun tindak kriminal lainnya.
Hasil kegiatan kepolisian tersebut menunjukkan bahwa patroli preventif tetap menjadi instrumen penting dalam menjaga keamanan kota. Jajaran Polrestabes Bandung berhasil mengamankan dua belas bilah senjata tajam, empat puluh tiga butir obat golongan G, serta satu bungkus sintetis atau sinte dari sejumlah kegiatan kepolisian di wilayah hukum Polrestabes Bandung.
Penindakan juga dilakukan terhadap kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis. Sebanyak lima puluh satu unit kendaraan roda dua diamankan dari hasil penindakan jajaran Polsek, sementara Satuan Lalu Lintas Polrestabes Bandung menindak seratus enam puluh dua unit kendaraan roda dua.
Terhadap pelanggaran tersebut, petugas memberikan tindakan sesuai ketentuan berupa tilang. Para pelanggar juga diwajibkan mengganti knalpot yang tidak sesuai spesifikasi dengan knalpot standar sebagaimana aturan yang berlaku.
Langkah ini sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat, khususnya pengguna kendaraan bermotor, bahwa menjaga ketertiban lalu lintas merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Penggunaan kendaraan dengan perlengkapan yang sesuai standar bukan hanya menyangkut kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga berkaitan dengan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan serta masyarakat di sekitarnya.
Patroli gabungan tersebut memperlihatkan bahwa keamanan Kota Bandung tidak dapat dibebankan hanya kepada satu institusi. Sinergitas Polri, TNI, Pemerintah Kota Bandung, serta partisipasi masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun lingkungan yang aman dan nyaman.
Kehadiran personel hingga ruang-ruang publik dan kawasan yang rawan gangguan kamtibmas juga menjadi pesan bahwa negara hadir untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Namun, keamanan yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu gangguan ketertiban.
Melalui patroli yang konsisten, humanis, dan terukur, Polrestabes Bandung bersama TNI serta instansi terkait terus berupaya menekan potensi kejahatan jalanan sekaligus membangun rasa aman di tengah masyarakat.
Lebih dari sekadar kegiatan rutin, patroli gabungan ini menjadi bentuk nyata komitmen menjaga Kota Bandung agar tetap aman, tertib, nyaman, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.


+ There are no comments
Add yours