ASDO: Perempuan Bukan Pelengkap, Tetapi Pilar Penting Kemajuan Organisasi Kemasyarakatan

3 min read

KARAWANG — Peran perempuan dalam organisasi kemasyarakatan dinilai semakin strategis seiring dengan tuntutan organisasi untuk terus berkembang, adaptif dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas perempuan menjadi bagian penting dalam membangun organisasi yang kuat, berdaya dan berkelanjutan.

Pandangan tersebut disampaikan Sekretaris PC Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Karawang, ASDO, menyikapi pelaksanaan Pembinaan Peranan Wanita dalam Organisasi Kemasyarakatan Tahun 2026 yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Karawang.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari, mulai 29 hingga 31 Juli 2026, tersebut diikuti 15 organisasi kemasyarakatan. Masing-masing organisasi mengirimkan 2 orang perwakilan untuk mengikuti rangkaian pembinaan yang diarahkan pada peningkatan wawasan, kapasitas, keterampilan organisasi serta kepemimpinan perempuan.

Dari unsur Keluarga Besar TNI, kegiatan tersebut turut diikuti perwakilan perempuan dari Srikandi PC PPM Kabupaten Karawang, Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI) dan Persatuan Istri Purnawirawan (PERIP).

Bagi ASDO, kegiatan pembinaan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan agar mampu meningkatkan kapasitas sekaligus berkontribusi lebih besar dalam kehidupan organisasi dan masyarakat.

Menurutnya, perempuan tidak seharusnya ditempatkan hanya sebagai pelengkap struktur organisasi. Perempuan memiliki kemampuan untuk menjadi penggerak, pencetus gagasan, penjaga soliditas sekaligus bagian penting dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan program organisasi.

«“Perempuan memiliki peran penting dalam kemajuan organisasi kemasyarakatan. Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan kapasitas, wawasan dan jiwa kepemimpinan para peserta semakin meningkat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi organisasi, masyarakat, serta pembangunan daerah,” ujar ASDO.»

Ia menjelaskan, peningkatan kualitas perempuan akan memberikan dampak berantai yang positif. Perempuan yang memiliki wawasan dan kemampuan organisasi yang baik dapat menjadi sumber inspirasi bagi lingkungan sekitarnya, sekaligus mendorong lahirnya kegiatan yang lebih produktif dan menyentuh kebutuhan masyarakat.

Dalam perspektif organisasi kemasyarakatan, kata ASDO, keberadaan perempuan juga memiliki nilai strategis dalam membangun komunikasi sosial. Perempuan dinilai memiliki ruang yang luas untuk memperkuat kepedulian terhadap persoalan sosial, membangun solidaritas serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Atas dasar itu, ASDO mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Kesbangpol yang secara konsisten memberikan perhatian terhadap peningkatan kapasitas perempuan di lingkungan organisasi kemasyarakatan.

Menurutnya, pembinaan seperti ini menjadi investasi sumber daya manusia yang manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh peserta dan organisasi, tetapi juga berpotensi memperkuat kualitas kehidupan sosial masyarakat secara lebih luas.

ASDO berharap seluruh peserta dapat membawa pulang lebih dari sekadar pengetahuan. Materi, pengalaman dan wawasan yang diperoleh selama pembinaan diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas organisasi sehingga menghasilkan program yang nyata, kreatif dan bermanfaat.

“Jangan sampai pembinaan berhenti setelah kegiatan selesai. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh harus dibawa kembali ke organisasi dan diterapkan dalam kerja nyata. Dengan begitu, manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga mendorong agar perempuan semakin percaya diri mengambil peran dalam berbagai bidang organisasi, tanpa meninggalkan nilai-nilai kebersamaan, etika, integritas dan semangat pengabdian.

Bagi ASDO, kepemimpinan perempuan tidak semata-mata berbicara mengenai posisi atau jabatan. Lebih dari itu, kepemimpinan merupakan kemampuan untuk memberikan keteladanan, menghadirkan gagasan, membangun kolaborasi serta memberikan manfaat bagi lingkungan.

Karena itu, perempuan yang memiliki kapasitas dan integritas harus diberikan kesempatan untuk berkembang. Organisasi yang memberikan ruang bagi perempuan untuk tumbuh, menurutnya, pada hakikatnya sedang membangun kekuatan organisasi untuk masa depan.

ASDO pun berharap pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan dapat melahirkan semakin banyak perempuan yang tangguh, berwawasan, berintegritas dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Dengan perempuan yang semakin berdaya, organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Karawang diharapkan tidak hanya semakin solid secara internal, tetapi juga semakin mampu menjalankan fungsi sosial, memperkuat persatuan dan kesatuan, menumbuhkan semangat kebangsaan serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.

Sebab, ketika perempuan diberi ruang untuk belajar, berkembang dan memimpin, yang tumbuh bukan hanya kapasitas individu, melainkan juga kekuatan organisasi dan kemajuan masyarakat.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours