LSM BARAK Indonesia MARCAB Kabupaten Bogor Desak Penanganan Longsoran Tebing di Cibitung Wetan Demi Keselamatan Masyarakat

3 min read

BOGOR – Kondisi longsoran tebing yang terjadi di wilayah Desa Cibitung Wetan, Kabupaten Bogor, mendapat perhatian serius dari LSM BARAK (Barisan Rakyat) Indonesia MARCAB Kabupaten Bogor. Melalui Wakil Ketua II MARCAB Kabupaten Bogor, Adi Candra yang akrab disapa Adi Rella, organisasi tersebut meminta pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah konkret guna mencegah terjadinya bencana yang lebih besar.

Adi Rella menjelaskan bahwa longsoran tebing tersebut telah terjadi kurang lebih empat bulan lalu. Namun hingga saat ini, menurutnya, belum terlihat adanya pekerjaan perbaikan yang signifikan di lokasi yang dinilai sangat rawan dan membahayakan pengguna jalan.

“Saya sudah menyampaikan laporan dan informasi terkait kondisi tersebut kepada pihak terkait, termasuk instansi teknis dan Pemerintah Kabupaten Bogor. Respons yang kami terima cukup baik, bahkan ada komitmen bahwa lokasi tersebut akan segera ditangani. Namun hingga saat ini masyarakat masih menunggu realisasi di lapangan,” ujar Adi Rella.

Menurutnya, longsoran yang terjadi saat ini telah mendekati badan jalan kabupaten yang menjadi akses penting penghubung menuju jalur Sukabumi dan Pelabuhan Ratu. Selain menjadi jalur strategis perekonomian dan mobilitas masyarakat, jalan tersebut juga merupakan akses utama bagi warga yang beraktivitas setiap hari.

“Kami khawatir apabila kondisi ini terus dibiarkan, terutama saat musim hujan tiba, longsoran dapat kembali terjadi dengan skala yang lebih besar. Risiko terburuknya tentu saja adalah terputusnya akses jalan dan munculnya korban jiwa akibat material longsor yang tidak dapat diprediksi kapan akan terjadi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Adi Rella menyampaikan bahwa di bagian atas tebing terdapat akses jalan desa yang digunakan masyarakat Desa Cibitung Wetan. Oleh karena itu, penanganan harus dilakukan secara menyeluruh agar tidak hanya melindungi pengguna jalan di bawah, tetapi juga warga yang beraktivitas di kawasan atas tebing.

Sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki komitmen membela kepentingan masyarakat, LSM BARAK Indonesia MARCAB Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Ketua MARCAB Zulfa Rachmania terus mendorong hadirnya langkah-langkah preventif dalam penanganan infrastruktur yang berpotensi membahayakan keselamatan publik.

“Kami berharap pemerintah tidak menunggu sampai terjadi kerusakan yang lebih parah atau bahkan menimbulkan korban. Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan setelah bencana terjadi. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” katanya.

Adi Rella juga menyoroti pentingnya peran cepat tanggap dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor dalam melakukan pemantauan dan mitigasi terhadap titik-titik rawan longsor. Menurutnya, sinergi antarinstansi menjadi kunci agar potensi bencana dapat diminimalkan sejak dini.

“BPBD dan seluruh pihak terkait harus bergerak cepat. Jangan sampai kondisi yang sudah jelas berpotensi membahayakan ini justru dibiarkan berlarut-larut. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa keselamatan mereka benar-benar menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa saat ini kondisi cuaca relatif mendukung karena intensitas hujan belum terlalu tinggi. Momentum tersebut, menurutnya, harus dimanfaatkan untuk segera melakukan penguatan tebing dan perbaikan infrastruktur sebelum memasuki musim hujan yang berpotensi mempercepat terjadinya longsor susulan.

Melalui penyampaian aspirasi ini, LSM BARAK Indonesia MARCAB Kabupaten Bogor berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan langkah penanganan yang telah direncanakan. Organisasi tersebut menegaskan bahwa dorongan yang disampaikan bukan semata bentuk kritik, melainkan wujud kepedulian bersama untuk menjaga keselamatan masyarakat, melindungi fasilitas publik, serta memastikan akses transportasi tetap aman dan berfungsi dengan baik bagi seluruh warga Kabupaten Bogor.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours