Kang Edo: Pancasila Pemersatu Bangsa, Benteng Moral dalam Melawan Ancaman Obat Terlarang

3 min read

KARAWANG – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni menjadi momentum penting bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini dinilai tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan nasional, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya memperkuat ketahanan moral masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan bangsa, termasuk penyalahgunaan dan peredaran obat-obatan terlarang.

Hal tersebut disampaikan Kang Edo, Ketua Umum Forum Masyarakat Anti Obat Terlarang (FORTAL) Nusantara, dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila.

Menurut Kang Edo, Pancasila merupakan fondasi utama yang mampu mempersatukan seluruh elemen bangsa di tengah keberagaman suku, agama, ras, budaya, dan latar belakang sosial. Lebih dari itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila juga menjadi pedoman moral dalam membangun karakter bangsa yang kuat, sehat, dan berintegritas.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga kompas moral yang membimbing kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya mengajarkan ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan sosial yang sangat penting untuk membentengi masyarakat dari berbagai pengaruh negatif, termasuk bahaya obat-obatan terlarang,” ujar Kang Edo.

Ia menegaskan bahwa ancaman penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan kemanusiaan dan masa depan bangsa. Karena itu, upaya pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat.

Menurutnya, semangat gotong royong yang menjadi salah satu nilai utama Pancasila harus diwujudkan dalam gerakan bersama untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba dan berbagai bentuk penyalahgunaan obat-obatan yang dapat merusak kesehatan, karakter, serta masa depan mereka.

“Perang melawan obat terlarang adalah tanggung jawab bersama. Keluarga, sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga pemerintah harus berjalan beriringan. Ketika seluruh elemen bangsa bersatu, kita akan memiliki kekuatan besar untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa,” katanya.

Kang Edo juga menilai bahwa tema ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’ memiliki makna yang sangat mendalam. Menurutnya, perdamaian tidak hanya diukur dari tidak adanya konflik, tetapi juga dari terciptanya masyarakat yang sehat, produktif, aman, dan terbebas dari berbagai ancaman sosial yang merusak.

“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu menjaga generasi mudanya. Jika kita berhasil melindungi anak-anak bangsa dari penyalahgunaan obat terlarang, maka kita sedang membangun fondasi perdamaian, kesejahteraan, dan kemajuan Indonesia di masa depan,” ungkapnya.

Sebagai Ketua Umum FORTAL Nusantara, Kang Edo mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila sebagai sarana memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, dan membangun lingkungan yang sehat serta bebas dari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.

“Kita tidak boleh lengah terhadap ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda. Mari jadikan nilai-nilai Pancasila sebagai kekuatan untuk membangun karakter bangsa yang tangguh, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” tegasnya.

Menutup pesannya, Kang Edo menyampaikan ucapan Selamat Hari Lahir Pancasila kepada seluruh rakyat Indonesia seraya mengajak semua pihak untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat semangat kebangsaan.

“Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Mari kita jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupan. Dengan persatuan, gotong royong, dan kepedulian bersama, kita dapat mewujudkan Indonesia yang sehat, kuat, bermartabat, serta mampu menjadi teladan dalam membangun perdamaian dunia,” pungkasnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh anak bangsa dalam menjaga persatuan, memperkuat ketahanan sosial, dan melindungi generasi muda sebagai aset berharga menuju Indonesia yang maju, berdaya saing, dan bebas dari ancaman obat-obatan terlarang.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours