Karawang — Duka mendalam menyelimuti keluarga besar veteran dan generasi penerus bangsa atas wafatnya Mayjen (Purn.) TNI AD Tayo Tarmidi, sosok prajurit dan pemimpin yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Almarhum wafat pada Kamis, 9 April 2026, di Rumah Sakit Dustira, Cimahi.
ASDO, Sekretaris PC Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Karawang, mewakili Ketua PC PPM Karawang, bersama Ketua DPC Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Karawang H. Sunarno beserta jajaran, menyampaikan belasungkawa yang tulus dan penghormatan setinggi-tingginya atas kepergian almarhum.

“Kepergian beliau merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi bangsa dan negara. Almarhum adalah teladan nyata tentang pengabdian, loyalitas, dan integritas seorang prajurit sejati,” ungkap ASDO dalam pernyataannya.

Semasa hidup, almarhum dikenal sebagai figur pemimpin yang tegas namun humanis, dengan rekam jejak pengabdian yang panjang, di antaranya sebagai Pangdam III/Siliwangi dan Ketua DPD LVRI Jawa Barat. Kiprah dan dedikasinya dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas, persatuan, serta nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.
ASDO juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan nilai-nilai perjuangan dan keteladanan almarhum sebagai inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk melanjutkan semangat juang beliau. Nilai-nilai patriotisme, disiplin, dan pengabdian yang diwariskan hendaknya terus hidup dalam setiap langkah kita,” tambahnya.
Almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, melalui prosesi pemakaman militer yang berlangsung khidmat dan penuh penghormatan. Upacara tersebut dipimpin oleh Inspektur Upacara Mayjen TNI Bagus selaku Panglima Divisi Infanteri Kostrad, yang juga merupakan putra kandung almarhum.
Doa dan harapan pun dipanjatkan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini.
Kepergian Mayjen (Purn.) TNI AD Tayo Tarmidi menjadi pengingat bagi seluruh anak bangsa bahwa pengabdian sejati tidak lekang oleh waktu. Jejak perjuangan dan nilai-nilai luhur yang ditinggalkan akan senantiasa hidup, menjadi cahaya penuntun bagi generasi penerus dalam menjaga keutuhan dan martabat bangsa Indonesia.


+ There are no comments
Add yours