Kakorlantas Polri Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat 2026: “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”

2 min read

Jakarta — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Agus Suryonugroho, memastikan seluruh jajaran kepolisian telah siap menggelar Operasi Ketupat 2026 guna mengamankan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Melalui sinergi lintas kementerian, lembaga, serta berbagai pemangku kepentingan, Polri berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan saat Kakorlantas Polri melepas tim peliputan mudik Garuda TV di Jakarta, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, serta Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari.

Menurut Kakorlantas, Operasi Ketupat bukan sekadar pengaturan lalu lintas, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi keselamatan masyarakat. Seluruh petugas di lapangan diarahkan untuk memastikan setiap pemudik dapat melakukan perjalanan dengan selamat sejak berangkat hingga kembali ke rumah masing-masing. Hal ini sejalan dengan tagline mudik tahun ini, “Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” yang merupakan arahan langsung dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

“Negara hadir melalui Operasi Ketupat untuk memastikan perjalanan masyarakat berjalan lancar dan aman. Kami tidak hanya melakukan rekayasa lalu lintas, tetapi memastikan seluruh pemudik berangkat dengan selamat, tiba di tujuan dengan bahagia, dan kembali ke rumah dengan aman,” ujar Agus Suryonugroho.

Dalam kesempatan tersebut, Kakorlantas juga memperkenalkan pendekatan edukatif kepada masyarakat melalui pesan kreatif bertajuk “Mudik Tertib, Ojo Kesusu” yang berarti tidak tergesa-gesa di perjalanan. Pesan ini diharapkan menjadi pengingat bagi para pengendara agar tetap tenang, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan dibanding kecepatan.

Selain itu, Polri juga menyiapkan dukungan teknologi infrastruktur modern untuk memantau dinamika arus lalu lintas secara real-time. Sistem pemantauan ini memungkinkan pengambilan keputusan cepat dalam menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas, termasuk skema one way dan contraflow, guna mengurai kepadatan di jalur utama mudik.

Kakorlantas menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan mudik juga memerlukan dukungan media sebagai mitra strategis. Media diharapkan dapat menyampaikan informasi yang akurat dan cepat kepada masyarakat, terutama terkait kondisi jalur mudik, titik rawan kemacetan, hingga ketersediaan fasilitas di rest area.

“Peran media sangat penting untuk membantu mengedukasi masyarakat, termasuk menginformasikan kondisi jalur alternatif seperti jalan arteri agar distribusi kendaraan lebih merata dan tidak menumpuk di jalan tol,” pungkasnya.

Dengan kesiapan personel, dukungan teknologi, serta kolaborasi berbagai pihak, Polri optimistis pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat menghadirkan perjalanan mudik yang lebih tertib, aman, dan penuh kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours