Kapolsek Cikarang Pusat: Teladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dan Rawat Toleransi untuk Kabupaten Bekasi yang Selalu Rukun & Harmonis

2 min read

Cikarang Pusat — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kabupaten Bekasi 2025 yang digelar di Masjid Nurul Hikmah, Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi, Kamis (18/9/2025), berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Sekitar 500 peserta dari berbagai elemen—pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, hingga masyarakat—hadir untuk memperkuat silaturahmi dan menegaskan pentingnya nilai-nilai keteladanan Rasulullah.

Acara yang bertema “Dengan Maulid Mari Menebar Empati, Perkuat Silaturahmi Sebagai Semangat Ber-Islam di Era Disrupsi” ini diwarnai lantunan hadroh, santunan anak yatim dan dhuafa, serta tausiah agama yang menyentuh hati. Namun salah satu momen paling mengesankan datang dari Kapolsek Cikarang Pusat AKP Elia Umboh, S.H., M.H., yang hadir mewakili Kapolres Metro Bekasi.

Dikenal sebagai pemimpin yang berintegritas dan sangat bertanggung jawab menjaga kerukunan, Elia Umboh menyampaikan pesan yang menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat toleransi.
“Keteladanan Rasulullah SAW bukan hanya untuk umat Islam, tetapi juga menjadi inspirasi universal tentang kasih sayang, kejujuran, dan penghormatan kepada sesama. Di wilayah hukum Cikarang Pusat yang majemuk ini, kami percaya bahwa merawat toleransi dan menghormati perbedaan adalah kunci menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tugas kepolisian tidak sebatas menjaga ketertiban, tetapi juga membangun kepercayaan dan persaudaraan.
“Keamanan bukan hanya soal aturan, tetapi tentang rasa saling percaya. Dengan meneladani akhlak Rasulullah, kita bisa menghadapi tantangan zaman ini dengan hati yang lebih lapang dan pikiran yang lebih bijak. Mari kita jadikan keberagaman sebagai kekuatan, bukan perbedaan yang memisahkan,” katanya.

Sambutan Kapolsek ini disambut positif oleh para tokoh agama dan masyarakat yang hadir. Mereka menilai kehadiran polisi dengan pendekatan persahabatan dan nilai-nilai kemanusiaan adalah contoh nyata bagaimana ajaran Nabi Muhammad SAW bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ust. Nurfadhilah (Ust. Tile) dan ditutup dengan ramah tamah, meninggalkan kesan bahwa Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, melainkan momentum memperkuat iman, toleransi, dan kebersamaan.

Dengan pesan yang disampaikan AKP Elia Umboh, peringatan Maulid Nabi ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi: meneladani Rasulullah SAW dan menjaga kerukunan antarumat beragama adalah pondasi untuk mewujudkan Bekasi yang damai dan harmonis.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours