Karawang, 12 Agustus 2025 — Nasional Human Resource Institute (NHRI) kembali mengukuhkan kiprahnya dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul melalui NHRI Learning Batch-2 yang berlangsung di Hotel Asialink Karawang.
Mengusung tema “Empowering HR Managers: From Payroll Complexities to Smart Solutions”, kegiatan ini dirancang untuk membantu para manajer dan praktisi HR mengubah kerumitan pengelolaan payroll menjadi peluang strategis. Mario Widjaja tampil sebagai trainer utama, didukung penuh oleh BIPO dan Venteny sebagai mitra strategis yang menghadirkan solusi teknologi mutakhir di bidang HR.
Esensi Pesan Acara
Acara ini menegaskan bahwa peran HR tidak lagi cukup berada di tataran administratif. Di tengah percepatan teknologi dan persaingan global, HR harus menjadi motor perubahan, pengelola talenta, dan mitra strategis manajemen. Penguasaan payroll yang tepat, efisien, dan berbasis regulasi terkini menjadi langkah awal untuk memantapkan peran tersebut.
Antusiasme Peserta sebagai Cerminan Kebutuhan Nyata
Puluhan peserta dari berbagai perusahaan di Karawang dan sekitarnya hadir dengan semangat belajar tinggi. Sesi diskusi interaktif dan networking mencerminkan bahwa topik yang dibahas bukan sekadar teori, tetapi solusi nyata yang dibutuhkan di lapangan.
Konsistensi Visi di Bawah Kepemimpinan Arif Dianto
Walau Ketua Umum NHRI, Arif Dianto, S.H., CHRM, berhalangan hadir karena agenda penting di luar kota, arah visi dan strategi yang beliau tetapkan tetap menjadi fondasi acara ini. Sebagai tokoh yang dikenal berintegritas dan memiliki pandangan luas dalam pengembangan SDM, Arif telah membangun NHRI sebagai wadah yang mengedepankan edukasi praktis, kolaborasi, dan inovasi bagi para profesional HR di Indonesia.
Dalam pesannya kepada para praktisi HRD, Arif menekankan pentingnya penguasaan teknologi dan adaptasi terhadap perubahan:
> “Praktisi HRD harus memahami teknologi HR dan tools analitik untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas, serta menjadi mitra strategis bagi manajemen dalam mencapai tujuan perusahaan dengan memahami kebutuhan bisnis dan mengembangkan strategi HR yang tepat.
Praktisi HRD pun harus memprioritaskan pengembangan karyawan dengan menyediakan pelatihan dan kesempatan belajar yang relevan dengan kebutuhan bisnis serta dapat beradaptasi dengan perubahan teknologi dan kebutuhan bisnis yang terus berkembang.
Dengan meningkatkan kompetensi dan kemampuan, praktisi HRD harus menjadi lebih efektif dalam mengelola SDM dan membantu perusahaan mencapai tujuannya di era digitalisasi.”
Apresiasi dan Keberlanjutan
Sebagai bentuk penghargaan, seluruh peserta menerima Sertifikat Kehadiran, sementara sertifikat khusus diberikan kepada trainer dan mitra strategis. NHRI juga telah menyiapkan agenda berikutnya dengan topik yang relevan, memastikan kesinambungan pembelajaran bagi para praktisi HR.
NHRI Learning Batch-2 menjadi bukti bahwa transformasi peran HR bukan sekadar wacana, tetapi gerakan nyata yang terus didorong oleh NHRI di bawah kepemimpinan visioner Arif Dianto.

