SDN Tanjungbaru 02 Gelar MPLS di Area Perumahan, Tanamkan Adaptasi dan Karakter Positif di Tengah Renovasi Sekolah

3 min read

CIKARANG TIMUR – SDN Tanjungbaru 02, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, tetap melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 dengan penuh semangat meski gedung sekolah tengah menjalani rehabilitasi pembangunan. Kegiatan MPLS yang berlangsung pada 15 hingga 17 Juli 2026 untuk sementara dipusatkan di area perumahan sebagai lokasi pembelajaran alternatif, sehingga proses penyambutan peserta didik baru tetap berjalan dengan baik, aman, dan kondusif.

Pelaksanaan MPLS tersebut menjadi wujud komitmen sekolah dalam memastikan hak peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas tidak terhenti akibat proses renovasi gedung. Setelah rangkaian MPLS selesai, para siswa akan mulai mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan penyesuaian yang telah dipersiapkan pihak sekolah sambil menunggu pembangunan gedung rampung.

Pelaksana Tugas Kepala SDN Tanjungbaru 02, Jajat Sudrajat, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali murid yang telah memberikan kepercayaan kepada SDN Tanjungbaru 02 sebagai tempat menempuh pendidikan putra-putrinya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Meskipun saat ini sekolah sedang menjalani proses rehabilitasi, kami berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik. Kami juga memohon doa dan dukungan agar proses pembangunan berjalan lancar sehingga nantinya para peserta didik dapat kembali belajar di lingkungan sekolah yang lebih nyaman, aman, dan representatif,” ujar Jajat.

Ia menjelaskan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah merupakan tahapan penting bagi peserta didik baru untuk mengenal kehidupan sekolah secara menyeluruh. Melalui kegiatan tersebut, para siswa diperkenalkan kepada guru, teman sekelas, tata tertib, budaya sekolah, hingga lingkungan belajar yang akan menjadi bagian dari keseharian mereka.

Menurutnya, MPLS harus menjadi momentum yang menyenangkan sekaligus membangun karakter peserta didik sejak hari pertama memasuki dunia sekolah. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan dirancang dengan pendekatan yang edukatif, humanis, dan ramah anak.

“Melalui MPLS, kami ingin menumbuhkan rasa percaya diri, semangat belajar, serta kemampuan beradaptasi peserta didik dengan lingkungan barunya. Mereka belajar saling mengenal, menghargai perbedaan, bekerja sama, dan membangun persahabatan yang positif,” jelasnya.

Jajat juga menegaskan bahwa SDN Tanjungbaru 02 berkomitmen melaksanakan MPLS sesuai ketentuan yang berlaku, yakni tanpa praktik perpeloncoan, perundungan (bullying), maupun bentuk kekerasan dalam bentuk apa pun. Sebaliknya, sekolah mengedepankan nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, disiplin, serta pembentukan karakter sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan.

Dengan semangat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan pelaksanaan MPLS maupun proses rehabilitasi gedung SDN Tanjungbaru 02 dapat berjalan lancar. Kehadiran fasilitas pendidikan yang lebih baik nantinya diharapkan semakin mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours