Kabupaten Bekasi – Semangat cinta tanah air, nasionalisme, persatuan, serta penguatan karakter kebangsaan kembali digaungkan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI sekaligus Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Putih Sari, di Kelurahan Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat nilai-nilai kebangsaan tersebut dihadiri Ketua RT 015 RW 008 Maman, tokoh masyarakat Agus Kuncora, Bhabinkamtibmas Kelurahan Telaga Asih, jajaran Pengurus PAC dan Ranting Partai Gerindra Kecamatan Cikarang Barat, serta ratusan warga yang mengikuti sosialisasi dengan antusias.
Acara diawali dengan pembukaan oleh Vira dan pembacaan doa yang dipimpin Ustaz Aris. Sejak awal kegiatan, suasana penuh semangat kebangsaan begitu terasa, mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam pemaparannya, Putih Sari menegaskan bahwa Sosialisasi Empat Pilar MPR RI merupakan amanat konstitusi yang memiliki peran strategis dalam memperkokoh jati diri bangsa di tengah perkembangan dunia yang semakin dinamis. Empat Pilar MPR RI, yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa, harus terus dipahami, dihayati, dan diamalkan oleh seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, Empat Pilar bukan sekadar konsep yang dipelajari dalam ruang kelas atau kegiatan seremonial, melainkan nilai-nilai kehidupan yang harus menjadi pedoman dalam bersikap, berpikir, dan bertindak sebagai warga negara.
«”Kemajuan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kuatnya karakter kebangsaan rakyatnya. Selama Pancasila tetap menjadi pedoman, persatuan tetap dijaga, dan semangat gotong royong terus hidup, Indonesia akan semakin kokoh menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujar Putih Sari.»
Sebagai Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari menegaskan bahwa setiap kebijakan pembangunan nasional harus berpijak pada nilai-nilai luhur Pancasila, yaitu menjunjung tinggi Ketuhanan Yang Maha Esa, menghormati nilai kemanusiaan, memperkuat persatuan nasional, mengedepankan musyawarah dalam pengambilan keputusan, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan fondasi utama dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mensyukuri anugerah yang dimiliki bangsa Indonesia. Dengan kekayaan sumber daya alam, keberagaman budaya, serta jumlah penduduk yang besar, Indonesia memiliki modal strategis untuk menjadi salah satu negara maju dan berpengaruh di dunia apabila seluruh elemen bangsa mampu menjaga persatuan dan menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Lebih lanjut, Putih Sari mengingatkan bahwa tantangan bangsa pada era modern tidak lagi terbatas pada ancaman fisik, tetapi juga mencakup derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi informasi, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, hingga polarisasi sosial yang berpotensi mengikis semangat nasionalisme apabila tidak disikapi secara bijaksana.
Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan literasi digital, memperkuat wawasan kebangsaan, menjaga harmoni dalam keberagaman, serta menolak segala bentuk provokasi yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.
“Indonesia adalah rumah besar kita bersama. Perbedaan suku, agama, budaya, bahasa, dan adat istiadat bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan yang menjadikan bangsa ini disegani dunia. Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus kita rawat sebagai warisan luhur para pendiri bangsa,” tegasnya.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Putih Sari mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai sarana refleksi untuk memperkuat pengabdian kepada bangsa dan negara. Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus diwujudkan melalui kerja keras, kepedulian sosial, kepatuhan terhadap hukum, semangat gotong royong, serta partisipasi aktif dalam mendukung program-program pembangunan nasional.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, serta membangun optimisme bahwa Indonesia memiliki masa depan yang cerah apabila seluruh elemen bangsa bersatu dalam semangat kebangsaan.
Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kelurahan Telaga Asih menjadi bukti nyata sinergi antara wakil rakyat dan masyarakat dalam memperkuat fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui penguatan nilai-nilai Pancasila, penghormatan terhadap konstitusi, komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta pengamalan semangat Bhinneka Tunggal Ika, diharapkan lahir masyarakat yang semakin cerdas, berkarakter, toleran, dan memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.
Dengan semangat persatuan dan nasionalisme yang terus dipelihara, Indonesia diyakini akan semakin maju, berdaulat, bermartabat, dan mampu mewujudkan cita-cita luhur sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.


+ There are no comments
Add yours