SUBANG, 2 Juli 2026 – Komitmen dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika terus diperkuat oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk para penyuluh agama. Salah satunya ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang, Ferdynan Pinontoan, S.Pd.K, yang menghadiri kegiatan Edukasi Turut Peduli Menjadi PANI (Penggiat Anti Narkoba) pada Kamis (2/7/2026) di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai tersebut menjadi wadah penguatan kapasitas bagi para peserta agar memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta strategi pencegahannya. Melalui edukasi ini, para penyuluh agama diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang aktif memberikan penyuluhan, pendampingan, dan edukasi kepada masyarakat, khususnya di lingkungan keluarga, sekolah, rumah ibadah, dan komunitas.
Ferdynan Pinontoan menegaskan bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran moral, spiritual, dan sosial masyarakat. Selain menyampaikan nilai-nilai keagamaan, penyuluh juga berkewajiban mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi bangsa. Menurutnya, pendekatan keagamaan yang dipadukan dengan edukasi yang tepat akan menjadi salah satu benteng efektif dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.
Sebagai bagian dari Kementerian Agama Kabupaten Subang, para penyuluh agama terus berkomitmen membangun sinergi dengan pemerintah daerah, Badan Narkotika Nasional (BNN), aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai penting agar upaya pencegahan narkoba dapat dilakukan secara berkelanjutan, menyentuh seluruh lapisan masyarakat, dan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta produktif.
Melalui semangat Turut Peduli Menjadi PANI (Penggiat Anti Narkoba), Penyuluh Agama Kemenag Kabupaten Subang diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai agen edukasi, agen perubahan, dan mitra pemerintah dalam membangun karakter masyarakat yang berintegritas. Dengan sinergi seluruh elemen bangsa, diharapkan lahir generasi yang sehat, berakhlak mulia, bebas dari penyalahgunaan narkoba, serta mampu mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.


+ There are no comments
Add yours