Ketua Yayasan Eni Roheni Sejahtera Karawang Hj. Eni Roheni, M.Pd.: Hari Anti Narkotika Internasional Momentum Membangun Generasi Unggul, Berkarakter, dan Berdaya Saing Global

2 min read

KARAWANG – Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang diperingati pada Jumat, Dua Puluh Enam Juni Dua Ribu Dua Puluh Enam, Ketua Yayasan Eni Roheni Sejahtera Karawang, Hj. Eni Roheni, M.Pd., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum memperkuat komitmen dalam melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba melalui pendidikan yang berkualitas, pembinaan karakter, serta penguatan nilai-nilai moral dan spiritual.

Sebagai tokoh yang konsisten mengabdikan diri di bidang pendidikan, Hj. Eni Roheni menegaskan bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan membentuk generasi yang berintegritas, berakhlak mulia, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki ketahanan diri terhadap berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkotika.

Menurutnya, di tengah derasnya arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi informasi, generasi muda Indonesia dituntut memiliki daya saing yang tinggi. Namun, daya saing tersebut harus dibangun di atas fondasi karakter yang kuat, disiplin, kreativitas, serta komitmen untuk menjauhi segala bentuk perilaku yang dapat merusak masa depan.

“Pendidikan merupakan investasi terbesar dalam membangun peradaban bangsa. Generasi yang cerdas harus berjalan seiring dengan karakter yang kuat dan integritas yang kokoh. Narkoba bukan hanya mengancam kesehatan, tetapi juga merampas masa depan, mematikan potensi, dan menghambat lahirnya sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, seluruh komponen masyarakat harus bergandengan tangan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba,” ujar Hj. Eni Roheni, M.Pd.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara keluarga, sekolah, perguruan tinggi, pemerintah, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun ekosistem pendidikan yang mampu melahirkan generasi pembelajar sepanjang hayat. Pendidikan antinarkoba, menurutnya, perlu ditanamkan sejak dini melalui pendekatan yang edukatif, humanis, dan berkelanjutan agar tumbuh kesadaran serta tanggung jawab dalam diri setiap anak bangsa.

Menutup pernyataannya, Hj. Eni Roheni berharap Hari Anti Narkotika Internasional menjadi pengingat bahwa menjaga generasi muda dari ancaman narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Dengan semangat kolaborasi, kepedulian, dan pendidikan yang bermutu, Indonesia akan mampu melahirkan generasi unggul yang berakhlak mulia, berwawasan global, berdaya saing tinggi, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang membawa kemajuan bagi Karawang, bangsa, dan negara.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours