Bangun Generasi Berprestasi, Rudy Rafly Ajak Pemuda Berkarya dan Menjauhi Narkoba

3 min read

KABUPATEN BEKASI – Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh pada Jumat, 26 Juni 2026, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Bekasi, Rudy Rafly, S.E., M.M., mengajak generasi muda untuk mengambil peran sebagai pelopor dalam membangun gerakan kolektif melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Mengusung tema “Pergerakan Kolektif Bersih dari Narkoba, Mewujudkan Generasi Merah Putih yang Berdaulat dan Berintegritas Jauh dari Narkoba,” Rudy Rafly menilai bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas karakter, integritas, serta semangat berkarya para pemudanya. Karena itu, menjaga generasi muda dari ancaman narkoba merupakan investasi strategis bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya menjadi objek dari berbagai program pencegahan narkoba, melainkan harus tampil sebagai subjek perubahan yang mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya melalui prestasi, kreativitas, inovasi, dan kepedulian sosial.

“Pemuda adalah energi perubahan. Semangat, kreativitas, dan idealisme yang dimiliki harus diarahkan untuk melahirkan karya, prestasi, dan pengabdian kepada masyarakat, bukan disia-siakan oleh penyalahgunaan narkoba. Saatnya generasi muda menjadi pelopor gerakan hidup sehat, produktif, dan berintegritas,” ujar Rudy Rafly.

Sebagai Ketua AMPG Kabupaten Bekasi, Rudy menilai bahwa organisasi kepemudaan memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan ruang-ruang yang mampu mengembangkan potensi generasi muda. Kegiatan kepemimpinan, kewirausahaan, olahraga, seni budaya, literasi digital, aksi sosial, dan pengabdian kepada masyarakat harus terus diperluas agar menjadi wadah bagi anak muda untuk bertumbuh dan berkontribusi.

Ia menambahkan, pemuda yang aktif dalam kegiatan positif akan memiliki daya tahan yang lebih kuat terhadap berbagai pengaruh negatif. Oleh sebab itu, kolaborasi antara organisasi kepemudaan, pemerintah, dunia pendidikan, keluarga, komunitas, dan dunia usaha perlu terus diperkuat agar lahir ekosistem yang mendukung tumbuhnya generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.

“Kita harus memberikan kepercayaan kepada anak-anak muda untuk menjadi bagian dari solusi. Beri mereka ruang untuk memimpin, berinovasi, berorganisasi, dan mengabdi kepada masyarakat. Ketika pemuda merasa memiliki peran dan masa depan yang jelas, mereka akan menjadi benteng terdepan dalam menolak narkoba sekaligus mengajak teman-teman sebayanya melakukan hal yang sama,” tegasnya.

Sebagai Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Rudy juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, sekolah, perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, serta masyarakat dalam memperkuat edukasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, keberhasilan memutus mata rantai narkoba tidak hanya diukur dari penindakan hukum, tetapi juga dari keberhasilan melahirkan generasi muda yang memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian terhadap sesama.

Melalui momentum Hari Anti Narkotika Internasional 2026, Rudy Rafly berharap semangat “Pergerakan Kolektif Bersih dari Narkoba” menjadi gerakan kepemudaan yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan semangat persatuan, kreativitas, gotong royong, dan kepemimpinan, generasi muda Kabupaten Bekasi diharapkan mampu menjadi Generasi Merah Putih yang sehat, berintegritas, inovatif, serta menjadi motor penggerak kemajuan daerah dan Indonesia.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours