Ketua Umum KORALAP Jatibaru Bersatu Adi Irawan, S.T.: Hari Anti Narkotika Internasional Momentum Perkuat Persatuan Warga dan Selamatkan Generasi Bangsa

2 min read

KABUPATEN BEKASI – Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang diperingati pada Jumat, Dua Puluh Enam Juni Dua Ribu Dua Puluh Enam, Ketua Umum KORALAP Jatibaru Bersatu, Adi Irawan, S.T., mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi untuk memperkuat persatuan, kepedulian, dan semangat gotong royong dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan masing-masing.

Menurut Adi Irawan, narkoba merupakan ancaman nyata yang tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga mengganggu ketahanan keluarga, melemahkan kehidupan sosial, serta menghambat lahirnya generasi penerus yang berkualitas. Oleh karena itu, pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga dan masyarakat, melalui pengawasan, edukasi, serta kepedulian terhadap sesama.

Mengusung semangat “Pergerakan Kolektif Bersih dari Narkoba, Mewujudkan Generasi Merah Putih yang Berdaulat dan Berintegritas Jauh dari Narkoba,” Adi menilai bahwa kekuatan masyarakat yang solid merupakan benteng utama dalam menangkal berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba. Semangat kebersamaan yang selama ini menjadi identitas KORALAP Jatibaru Bersatu diharapkan mampu menjadi energi positif dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, dan harmonis.

“Hari Anti Narkotika Internasional harus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bahwa memerangi narkoba bukan hanya tugas pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Jika masyarakat bersatu, saling peduli, dan berani mengingatkan satu sama lain, maka ruang gerak peredaran narkoba akan semakin sempit. Mari kita jaga generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, dan mampu memberikan manfaat bagi bangsa,” ujar Adi Irawan, S.T.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Badan Narkotika Nasional, aparat keamanan, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan para pemuda dalam membangun gerakan pencegahan yang berkelanjutan. Menurutnya, pendekatan yang mengedepankan edukasi, pembinaan karakter, dan pemberdayaan masyarakat akan memberikan dampak positif yang lebih luas dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba.

Menutup pernyataannya, Adi Irawan berharap peringatan Hari Anti Narkotika Internasional menjadi penguat komitmen seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi untuk terus menjaga persatuan dan membangun budaya hidup sehat. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, ia optimistis akan lahir generasi yang unggul, berintegritas, serta mampu menjadi penerus pembangunan yang membawa kemajuan bagi Kabupaten Bekasi dan Indonesia.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours