KARAWANG – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang diperingati pada Jumat, 26 Juni 2026, Ketua Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Karawang, Deny, mengajak seluruh kepala desa se-Kabupaten Karawang untuk memperkuat komitmen membangun desa yang tangguh, aman, dan berdaya sebagai benteng utama dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.
Mengusung semangat “Pergerakan Kolektif Bersih dari Narkoba, Mewujudkan Generasi Merah Putih yang Berdaulat dan Berintegritas Jauh dari Narkoba,” Deny menegaskan bahwa kepala desa memiliki peran strategis sebagai pemimpin yang paling dekat dengan masyarakat. Posisi tersebut menjadi kekuatan untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian, memperkuat ketahanan keluarga, serta membangun kesadaran kolektif dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.
Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi harus dibarengi dengan upaya pencegahan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah desa diharapkan menjadi motor penggerak berbagai program pemberdayaan yang melibatkan pemuda, keluarga, tokoh agama, tokoh pendidikan, lembaga kemasyarakatan, serta seluruh komponen masyarakat agar tercipta lingkungan yang sehat, produktif, dan saling menjaga.
“Pencegahan narkoba akan jauh lebih efektif apabila desa mampu membangun masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya. Kepala desa harus menjadi penggerak kolaborasi, memperkuat komunikasi dengan warga, mendengar aspirasi masyarakat, serta mengajak seluruh unsur desa untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman narkoba,” ujar Deny.
Ia menambahkan bahwa desa yang maju tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial. Karena itu, pemerintah desa perlu terus menghadirkan program-program yang mendorong pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan, olahraga, pendidikan, pelatihan keterampilan, pemberdayaan UMKM, serta aktivitas sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sebagai Ketua PAPDESI Kabupaten Karawang, Deny juga mengajak seluruh kepala desa memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Karawang, Badan Narkotika Nasional (BNN), aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun sistem pencegahan narkoba yang berbasis partisipasi masyarakat.
“Desa harus menjadi ruang yang aman bagi tumbuhnya generasi penerus bangsa. Ketika seluruh unsur desa bergerak bersama, saling berkoordinasi, saling mengingatkan, dan saling mendukung, maka peluang masuknya jaringan narkoba ke lingkungan masyarakat akan semakin kecil. Semangat gotong royong inilah yang harus terus kita hidupkan,” tegasnya.
Melalui momentum Hari Anti Narkotika Internasional 2026, Deny berharap seluruh kepala desa menjadikan semangat “Pergerakan Kolektif Bersih dari Narkoba” sebagai gerakan nyata di setiap desa. Dengan kepemimpinan yang partisipatif, kolaborasi lintas sektor, dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, desa diharapkan menjadi fondasi yang kokoh dalam melahirkan Generasi Merah Putih yang sehat, berkarakter, berintegritas, serta terbebas dari ancaman narkoba demi mewujudkan Kabupaten Karawang yang aman, maju, dan sejahtera.


+ There are no comments
Add yours