H. Obing Fachrudin: KADIN Harus Menjadi Lumbung Lahirnya Pengusaha Baru Kabupaten Bekasi

3 min read

CIKARANG – Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Kabupaten Bekasi, H. Obing Fachrudin, menyampaikan sejumlah pandangan strategis dalam Musyawarah Kabupaten (MUKAB) VIII KADIN Kabupaten Bekasi yang digelar di Hotel Sahid Lippo Cikarang, Senin (8/6/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan, memperkuat peran organisasi, serta memperjuangkan kepentingan para pelaku usaha lokal agar mampu menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri.

Mengawali sambutannya, H. Obing mengajak seluruh peserta MUKAB untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul dalam suasana penuh kekeluargaan. Menurutnya, forum MUKAB bukan sekadar agenda organisasi lima tahunan, melainkan momentum strategis untuk melakukan evaluasi, refleksi, sekaligus merumuskan arah pembangunan ekonomi Kabupaten Bekasi melalui peran KADIN.

Ia menyampaikan apresiasi terhadap berbagai program dan terobosan yang telah dijalankan kepengurusan KADIN Kabupaten Bekasi selama lima tahun terakhir di bawah kepemimpinan Ketua KADIN Budi Susilo. Berbagai kegiatan yang telah dipaparkan dalam laporan pertanggungjawaban dinilai menunjukkan komitmen nyata organisasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan serta memperkuat keterlibatan pelaku usaha lokal dalam pembangunan daerah.

“Program-program yang telah berjalan menunjukkan bahwa KADIN Kabupaten Bekasi tidak hanya hadir sebagai organisasi pengusaha, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Karena itu, program-program yang baik harus terus dilanjutkan dan mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan,” ujar H. Obing.

Lebih lanjut, ia menyoroti perlunya keberpihakan yang lebih kuat terhadap pengusaha lokal Kabupaten Bekasi. Menurutnya, daerah yang dikenal sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia ini harus mampu memberikan ruang yang lebih luas bagi para pelaku usaha daerah untuk berpartisipasi dalam berbagai peluang ekonomi yang tersedia.

“Jangan sampai berbagai kegiatan ekonomi dan pembangunan yang berlangsung di Kabupaten Bekasi justru lebih banyak dinikmati oleh pihak luar. Pengusaha Bekasi harus bisa hidup, tumbuh, dan berkembang di daerahnya sendiri. Inilah aspirasi yang perlu terus diperjuangkan bersama,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Obing juga mengingatkan bahwa KADIN merupakan salah satu organisasi yang lahir berdasarkan amanat undang-undang dan memiliki posisi strategis dalam pembangunan bangsa. Ia membandingkan peran KADIN dengan organisasi-organisasi lain yang juga dibentuk melalui landasan hukum negara, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) di bidang keagamaan, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di bidang kepemudaan, dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di bidang olahraga.

Menurutnya, masing-masing organisasi tersebut telah berhasil melahirkan kader-kader unggul sesuai bidangnya. Oleh karena itu, KADIN juga harus mampu menjalankan fungsi serupa dengan mencetak kader-kader pengusaha baru yang profesional, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi global yang semakin dinamis.

“KADIN harus menjadi kawah candradimuka lahirnya pengusaha-pengusaha baru. Jika MUI melahirkan kader ulama dan KNPI melahirkan kader pemuda berprestasi, maka KADIN harus mampu melahirkan kader-kader pengusaha yang tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan era digital,” ungkapnya.

H. Obing juga berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi dan DPRD Kabupaten Bekasi dapat memberikan perhatian yang lebih besar terhadap penguatan kelembagaan KADIN. Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan sangat diperlukan agar organisasi ini semakin optimal dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang kewirausahaan, industri, perdagangan, dan jasa konstruksi.

Ia menilai keberadaan KADIN tidak hanya penting bagi dunia usaha, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan daya saing daerah, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Bekasi.

Menutup sambutannya, H. Obing mengajak seluruh peserta MUKAB VIII KADIN Kabupaten Bekasi untuk menjaga persatuan, mengedepankan musyawarah, dan menjadikan forum tersebut sebagai momentum memperkuat organisasi demi kemajuan dunia usaha dan kesejahteraan masyarakat. Ia optimistis KADIN Kabupaten Bekasi akan terus berkembang menjadi organisasi yang semakin solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah di masa mendatang.

Bagikan berita/artikel ini

Baca juga artikel menarik lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours