Sosialisasi BPOM Bersama Putih Sari di Bekasi, Dorong Kesadaran Masyarakat Memilih Obat dan Makanan Aman

2 min read

Kabupaten Bekasi — Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilih obat dan makanan yang aman dan bermutu terus digencarkan melalui kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Gerindra, Putih Sari. Kegiatan tersebut berlangsung di Megati Waterpark, Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (2/5/2026), dengan melibatkan tokoh masyarakat dan warga setempat.

Dalam paparannya, Putih Sari menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap produk obat tradisional, khususnya jamu, yang kini mengalami perkembangan pesat dalam bentuk dan kemasan. Ia mengingatkan bahwa meskipun jamu merupakan warisan budaya bangsa, praktik penyimpangan oleh oknum tidak bertanggung jawab—seperti penambahan bahan kimia obat—dapat membahayakan kesehatan, bahkan berisiko menimbulkan penyakit serius dalam jangka panjang.

“Jamu itu bukan obat yang menyembuhkan secara instan, melainkan membantu menjaga kondisi tubuh. Jika ada klaim berlebihan hingga langsung menyembuhkan, masyarakat harus waspada. Bisa jadi ada kandungan berbahaya di dalamnya,” tegasnya.

Selain itu, Putih Sari juga menyoroti maraknya peredaran produk kosmetik dan makanan ilegal, terutama melalui platform digital. Ia mengajak masyarakat untuk lebih cermat dengan menerapkan prinsip “Cek KLIK” (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa) sebagai langkah sederhana dalam memastikan keamanan produk yang dikonsumsi sehari-hari.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Gerindra, H. Darissalam, turut memberikan sambutan dengan menekankan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menyerap dan mengimplementasikan edukasi yang diberikan. Ia menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan masyarakat yang telah mengantarkannya menjadi wakil rakyat, sekaligus menegaskan komitmennya untuk mengabdi bagi seluruh warga Kabupaten Bekasi.

“Saya berpesan kepada bapak dan ibu semua, dengarkan dengan baik apa yang disampaikan narasumber, kemudian terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan hanya hadir sekadar mengikuti acara, tetapi ambil ilmunya, manfaatkan, dan sebarkan kembali kepada keluarga serta lingkungan sekitar,” ujar H. Darissalam.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara Badan Pengawas Obat dan Makanan dan DPR RI melalui peran Putih Sari merupakan bagian dari upaya bersama dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat, agar lebih bijak dalam memilih dan mengonsumsi produk yang aman dan sehat.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat terkait keamanan pangan dan obat, sekaligus mendorong terbentuknya masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing, sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan nasional.

Bagikan berita/artikel ini

You May Also Like

More From Author

+ There are no comments

Add yours