Kabupaten Bekasi — Di tengah tantangan ketahanan pangan yang semakin kompleks, kehadiran Polri kembali dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Tidak hanya sebagai penjaga keamanan, namun juga sebagai penggerak kepedulian sosial, jajaran Polda Metro Jaya menunjukkan wajah humanisnya melalui aksi nyata di pesisir Muara Gembong.
Dipimpin Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono bersama Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni, puluhan ribu benih ikan ditebar di tambak warga di Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, aparat kepolisian turun langsung ke lapangan, berbaur dengan warga, petambak, dan kelompok masyarakat. Sebanyak 21.000 benih ikan nila/mujair dan 16.000 benih ikan bandeng ditebar sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian pangan berbasis lokal.
Tidak berhenti di situ, bantuan lain seperti ayam petelur, kambing, hingga bibit buah dan tanaman pangan turut disalurkan. Semua ini menjadi bukti bahwa Polri hadir bukan hanya saat masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga ketika mereka membutuhkan harapan dan dukungan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.
“Polri ingin selalu dekat dengan masyarakat. Kami hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ingin menjadi bagian dari solusi atas kebutuhan masyarakat,” ungkap Wakapolda Metro Jaya dengan penuh ketulusan.
Kehadiran aparat yang bersahaja dan penuh empati ini pun disambut hangat oleh masyarakat. Senyum dan rasa syukur terpancar dari para petambak yang merasakan langsung manfaat program tersebut. Bagi mereka, langkah ini bukan hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga memberikan semangat baru untuk bangkit dan mandiri.
Kapolres Metro Bekasi menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian berkelanjutan. Polri, menurutnya, ingin memastikan bahwa program yang dijalankan tidak hanya berdampak sesaat, tetapi mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Apa yang dilakukan di Muara Gembong ini menjadi gambaran bahwa Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin humanis, responsif, dan dekat dengan rakyat. Kehadiran polisi bukan lagi sekadar simbol penegakan hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang siap membantu, melindungi, dan mengayomi.
Langkah kecil yang dilakukan dengan hati yang tulus ini menjadi harapan besar bagi masyarakat. Bahwa di balik seragam yang tegas, terdapat kepedulian yang hangat dan komitmen kuat untuk selalu hadir bersama rakyat.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Polri dan masyarakat berjalan berdampingan, membangun masa depan yang lebih baik, aman, dan sejahtera.


+ There are no comments
Add yours